Liburan ke Bali, Wajib Tahu 6 Larangan Ini Harus Diperhatikan

Berikut 6 larangan atau pantangan saat kamu berlibur di Bali. Yang belum mengetahui informasi tersebut, wajib dibaca sampai akhir.

TribunTravel/Gigih Prayitno
Pertunjukkan Tari Kecak dan sunset di Uluwatu 

TRIBUNTRAVEL.COM - Bali atau dikenal dengan sebutan Pulau Dewata sangat mendunia.

Wisata alam, religi, hiburan, kunjungan dinas, berkerja, ataupun menuntut ilmu, biasa dilakukan seseorang saat berada di Bali.

Namun, jika kamu baru pertama kali ke Bali, ada baiknya terlebih dahulu mencari tahu hal-hal apa saja yang diperbolehkan hingga dilarang untuk dilakukan.

Agar liburanmu selama di Bali jauh lebih tenang dan terbebas dari masalah yang mungkin bisa terjadi.

TONTON JUGA


Pada dasarnya ada beberapa tindak kecerobohan yang sebaiknya kamu hindari.

Karena kita adalah pendatang baru atau wisatawan di Bali, sebaiknya untuk ikut menghormati dan melakukan aturan yang berlaku di sana.

Dikutip oleh Tribun-Bali.com dari balitoursclub.net, ada hal-hal yang dilarang untuk dilakukan saat berada di Bali. 

Ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan saat kamu liburan di Pulau Bali tersebut.

Sehingga sesuatu yang memang tidak boleh dilakukan atau hal tidak pantas bisa dihindari.

Larangan atau pantangan tersebut berlaku bagi semua orang tidak hanya pendatang ataupun wisatawan, termasuk juga warga lokal.

Ada sejumlah larangan atau aturan adat ada yang tertulis dalam bentuk awig-awig yang tentunya diberlakukan sanksi adat juga.

Berikut 6 larangan atau pantangan saat kamu berlibur di Bali yang belum mengetahui informasi tersebut, wajib dibaca sampai akhir. 

1. Khusus wanita yang Sedang Datang Bulan

Nyeri Haid
ilustrasi haid (Tribun Bali/ Net)

Bagi wanita yang sedang datang bulan dilarang berkunjung ke tempat suci Pura. Jika itu dilanggar bisa terjadi hal-hal buruk.

2. Menghormati Hari Raya Nyepi

Suasana Nyepi di Legian Kuta, Badung, Bali, Rabu (9/3/2016).
Suasana Nyepi di Legian Kuta, Badung, Bali, Rabu (9/3/2016). (Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin)

Saat perayaan Hari Raya Nyepi, siapa saja tidak boleh keluar rumah, menyalakan lampu, beraktivitas ataupun membuat kegaduhan.

Jika itu dilanggar akan dikenakan sanksi adat yang sanksinya disesuaikan dengan awig desa adat pakraman bersangkutan. Namun, tentu berbeda saat keadaan darurat.

3. Perhatikan Pakaian Yah

Terlihat antrean panjang para wisatawan untuk foto di Pelataran Agung Pura Lempuyang, Abang, Karangasem, Bali, Senin (25/2/2019)
Terlihat antrean panjang para wisatawan untuk foto di Pelataran Agung Pura Lempuyang, Abang, Karangasem, Bali, Senin (25/2/2019) (Tribun Bali/Noviana Windri Rahmawati)

Banyak pura di Bali dijadikan sebagai objek wisata.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved