Liburan ke Bali, Wajib Tahu 6 Larangan Ini Harus Diperhatikan

Berikut 6 larangan atau pantangan saat kamu berlibur di Bali. Yang belum mengetahui informasi tersebut, wajib dibaca sampai akhir.

TribunTravel/Gigih Prayitno
Pertunjukkan Tari Kecak dan sunset di Uluwatu 

Larangan atau pantangan tersebut berlaku bagi semua orang tidak hanya pendatang ataupun wisatawan, termasuk juga warga lokal.

Ada sejumlah larangan atau aturan adat ada yang tertulis dalam bentuk awig-awig yang tentunya diberlakukan sanksi adat juga.

Berikut 6 larangan atau pantangan saat kamu berlibur di Bali yang belum mengetahui informasi tersebut, wajib dibaca sampai akhir. 

1. Khusus wanita yang Sedang Datang Bulan

Nyeri Haid
ilustrasi haid (Tribun Bali/ Net)

Bagi wanita yang sedang datang bulan dilarang berkunjung ke tempat suci Pura. Jika itu dilanggar bisa terjadi hal-hal buruk.

2. Menghormati Hari Raya Nyepi

Suasana Nyepi di Legian Kuta, Badung, Bali, Rabu (9/3/2016).
Suasana Nyepi di Legian Kuta, Badung, Bali, Rabu (9/3/2016). (Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin)

Saat perayaan Hari Raya Nyepi, siapa saja tidak boleh keluar rumah, menyalakan lampu, beraktivitas ataupun membuat kegaduhan.

Jika itu dilanggar akan dikenakan sanksi adat yang sanksinya disesuaikan dengan awig desa adat pakraman bersangkutan. Namun, tentu berbeda saat keadaan darurat.

3. Perhatikan Pakaian Yah

Terlihat antrean panjang para wisatawan untuk foto di Pelataran Agung Pura Lempuyang, Abang, Karangasem, Bali, Senin (25/2/2019)
Terlihat antrean panjang para wisatawan untuk foto di Pelataran Agung Pura Lempuyang, Abang, Karangasem, Bali, Senin (25/2/2019) (Tribun Bali/Noviana Windri Rahmawati)

Banyak pura di Bali dijadikan sebagai objek wisata.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved