Varian Kopi

Berkunjung Ke Desa Budaya Kertalangu Sembari Mencicipi Kelezatan Kopi Langu

Bagi Tribunners yang menggemari minuman kopi, Tribunners dapat mampir dan melancong ke satu-satunya coffee shop yang ada di Desa Budaya Kertalangu

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Karsiani Putri
karsiani putri
Kopi Langu 

Berkunjung Ke Desa Budaya Kertalangu Sembari Mencicipi Kelezatan Kopi Langu 

Laporan wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALITRAVEL.COM, DENPASAR- Pernahkah Tribunners berkunjung ke Desa Budaya Kertalangu?

Desa Budaya Kertalangu, Kesiman, Denpasar, Bali sendiri dikenal sebagai sebuah desa budaya yang menghadirkan suasana asri lengkap dengan hamparan luas sawah disekitarnya.

Tidak hanya itu, di tempat ini juga hadir Monumen Gong Perdamaian Dunia Kertalangu yang merupakan daya tarik terbesar dari desa budaya ini.

Selain itu, di desa budaya ini juga, Tribunners bisa menikmati keseruan memancing dan menikmati berbagai kuliner yang disediakan di salah satu tempat makan di tempat tersebut.

Dan bagi Tribunners yang menggemari minuman kopi, Tribunners dapat mampir dan melancong ke satu-satunya coffee shop yang ada di Desa Budaya Kertalangu, yakni Kopi Langu.

Kopi Langu merupakan sebuah bisnis coffee shop milik dua bersaudara yakni I Made Prasetya Saputra dan I Nyoman Wiweka Saputra.

Buka mulai dari tanggal 3 Oktober 2019 lalu, Kopi Langu pun mulai digemari para pengunjung.

"Kita mengambil konsep ngopi di taman karena menyesuaikan suasana di Kertalangu ini," ujar salah satu Owner Kopi Langu, I Made Prasetya Saputra.

Berada di areal tengah Desa Budaya Kertalangu, Tribunners akan merasakan pengalaman menikmati berbagai jenis menu minuman kopi didampingi suasana asri nan sejuk.

Menggunakan Kintamani dan Pupuan Bean dengan takaran 70 persen arabika, dan 30 persen robusta, Kopi Langu menghadirkan berbagai menu kopi yang lezat dan nikmat.

"Bagi yang suka gula aren, Saya merekomendasikan Es Kopi Langu karena tastenya beda dan gula aren yang kita pakai gula aren lombok," ujar I Made Prasetya Saputra yang ditemui beberapa waktu lalu. 

Tidak hanya merekomendasikan menu tersebut, I Made Prasetya Saputra juga merekomendasikan Bali Kopi.

"Kebanyakan kopi Bali itu kan diseduh tapi disini kita menggunakan metode yang beda, kita pakai espresso dan air. Tastenya sama seperti kopi Bali dan tanpa ampas kopi," jelasnya.

Dan bagi Tribunners yang ingin mencicipi varian minuman non kopi, I Made Prasetya Saputra merekomendasikan brown sugar fresh milk.

Sebuah menu minuman non coffee yang baru saja diperkenalkan kepada pengunjung, tepatnya pada Rabu (30/10/2019) lalu.

Menu ini merupakan perpaduan antara gula aren dan fresh milk yang dimana menghasilkan sebuah rasa segar dan manis yang pas.

Harga yang ditawarkan di Kopi Langu ini pun terbilang terjangkau karena untuk range harga minuman dibandrol dengan harga Rp 10-20 ribu.

Selain menawarkan berbagai pilihan coffee dan non coffee, Kopi Langu juga menawarkan berbagai cemilan murah meriah serta ada juga nasi jinggo yang diharapkan bisa menjadi teman Bagi Tribunners dalam menikmati kopi dan suasana asri di tempat tersebut.

Bagi yang penasaran dengan Kopi Langu, Tribunners bisa langsung datang setiap hari Selasa sampai Minggu setiap pukul 11.00-21.00 Wita. (Put)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved