Kunjungan wisman asal China

Terjun Bebas, Kunjungan Wisman Tiongkok Menurun ke Bali

Sementara itu, wisman yang mengalami penurunan terdalam adalah wisman asal Tiongkok dengan penurunan sedalam (-)22,67 persen. Wisman

Terjun Bebas, Kunjungan Wisman Tiongkok Menurun ke Bali
Instagram/ @ourkindlife
Pura Lempuyang, Bali 

Laporan Wartawan Tribun Bali, A A Seri Kusniarti

TRIBUNTRAVELBALI.COM, DENPASAR – Jumlah wisatawan mancanegara (wisman), yang datang ke Bali pada  September 2019 tercatat 590.565 kunjungan.

Angka ini turun sedalam (-)4,59 persen, dibandingkan catatan Agustus 2019 (mtom).

Jika dibandingkan September 2018 (yoy), jumlah kunjungan wisman naik 6,24 persen. 

"Pada September 2019, sebagian besar wisman ke Bali datang melalui bandara, yaitu sebanyak 590.151 kunjungan, sedangkan yang datang melalui pelabuhan laut sebanyak 414 kunjungan," sebut Kepala BPS Bali, Adi Nugroho, di Denpasar, beberapa waktu lalu.

Dibandingkan catatan bulan yang sama tahun 2018 (yoy), jumlah wisman yang datang melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai naik setinggi 6,16 persen. 

Bila dibandingkan catatan Agustus 2019 (mtm), kunjungan wisman melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai di bulan September 2019 tercatat turun sedalam (-)4,04 persen.

Wisman yang datang melalui pelabuhan laut pada September 2019 naik setinggi 2.660 persen.

Tapi jika dibandingkan Agustus 2019 (mtm), kunjungan wisman yang datang melalui pelabuhan laut turun sedalam (-)89,53 persen.

Menurut kebangsaan, wisman yang tercatat paling banyak datang ke Bali pada bulan September 2019 adalah wisman dengan kebangsaan Australia (21,07 persen), Tiongkok (16,67 persen), Inggris (5 persen), Jepang (4,97 persen), India (4,66 persen), Jerman (4,52 persen) Amerika Serikat (4,44 persen), Perancis (4,01 persen), Korea Selatan (3,29 persen), dan Malaysia (2,92 persen). 

Dibandingkan Agustus 2019 dari sepuluh negara dengan jumlah wisman terbanyak, lima negara mengalami peningkatan dengan peningkatan tertinggi berasal dari Malaysia sebesar 18,75 persen, disusul oleh wisman dari Jerman sebesar 12,57 persen, India 12,50 persen, Amerika Serikat 10,14 persen, dan Australia 4,93 persen.

Berbeda dengan lima negara sebelumnya, jumlah wisman asal Perancis mengalami penurunan sedalam -34,20 persen, Korea Selatan -16,78 persen, Jepang -12,31 persen, Tiongkok -9,71 persen, dan Inggris -5,74 persen.

"Jika dibandingkan September 2018, dari sepuluh besar negara asal wisman yang berkunjung, delapan diantaranya mengalami peningkatan, dengan tertinggi tercatat pada wisman asal Korea Selatan, yang naik setinggi 51,75 persen," sebutnya.

Sementara itu, wisman yang mengalami penurunan terdalam adalah wisman asal Tiongkok dengan penurunan sedalam (-)22,67 persen. (ask)

Ikuti kami di
Penulis: Anak Agung Seri Kusniarti
Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Sumber: Tribun Bali
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved