AirAsia

Kapasitas 236 Kursi, AirAsia Kenalkan Airbus A321neo Berlorong Tunggal

AirAsia memasuki era baru, dengan kedatangan armada baru pesawat berlorong tunggal Airbus A321neo. Produk ini menawarkan tingkat efisiensi lebih baik

Istimewa/AirAsia
Pose - (Ke-10 dari kiri) Presiden Airbus Asia-Pacific Patrick de Castelbajac, Chief Commercial Officer Airbus Christian Scherer, CEO AirAsia Group Tony Fernandes, Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya Malaysia YB Datuk Mohamaddin Bin Ketapi, dan jajaran manajemen AirAsia Group beserta awak kabin AirAsia berfoto bersama di depan pesawat Airbus A321neo AirAsia pertama. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, A A Seri Kusniarti

TRIBUNTRAVELBALI.COM, DENPASARAirAsia memasuki era baru, dengan kedatangan armada baru pesawat berlorong tunggal Airbus A321neo.

Produk ini menawarkan tingkat efisiensi lebih baik, dengan kapasitas lebih besar.

Kedatangan pesawat ini, merupakan yang pertama dari 353 unit A321neo yang dipesan AirAsia Group.  

Secara bertahap akan menggantikan armada A320 dan A320neo yang beroperasi di Malaysia, Indonesia, Thailand, Filipina, India dan Jepang.

Dengan kapasitas 236 kursi, 27 persen lebih banyak dari jumlah kursi armada AirAsia jenis A320 (180 kursi) dan A320neo (186 kursi).

Membuat kehadiran pesawat A321neo ini, memungkinkan AirAsia melayani permintaan yang meningkat dengan lebih efisien.

Serta membuka peluang menjelajah destinasi baru, yang tidak terjangkau sebelumnya.

Dengan penghematan bahan bakar hingga 10 persen.

Untuk tahap awal, pesawat ini akan dioperasikan di hub Kuala Lumpur menuju beberapa destinasi seperti Kuching, Kota Kinabalu, Singapura, Bangkok, dan Shenzhen.

CEO AirAsia Group, Tony Fernandes, mengatakan  bangga dengan kehadiran pesawat A321neo ini.

“Kami yang akan menjadi tulang punggung operasional kami ke depannya. Pesawat baru ini nantinya akan dioperasikan untuk melayani rute-rute populer, yang secara bisnis dapat memperbesar peluang pertumbuhan dan di sisi lain menambah kapasitas di rute yang ada saat ini,” katanya dalam siaran pers yang diterima Tribun Bali, Minggu (1/12/2019).

Terutama pada rute yang terkendala infrastruktur bandara, dan ketersediaan slot terbatas.

Tahun lalu, kata dia, AirAsia menerbangkan lebih dari 90 juta penumpang, sekarang dengan pesawat yang dapat mengangkut 50 penumpang lebih banyak dan lebih efisien secara operasional ini.

“Kami dapat menerbangkan lebih banyak penumpang, dengan biaya yang lebih rendah,” sebutnya.

Dengan berkurangnya biaya, penghematan biaya yang terjadi dapat diteruskan kepada penumpang dalam bentuk harga yang lebih murah.

"Pesawat canggih generasi terbaru ini akan membantu AirAsia memperluas konektivitas, dan dalam waktu yang bersamaan, mendorong terciptanya peluang lebih besar untuk pariwisata, bisnis dan perdagangan," ujarnya.  

Awal tahun ini, AirAsia mengganti pesanan 253 unit pesawat tipe A320neo dengan 353 unit tipe A321neo, dan menjadikan AirAsia sebagai pelanggan terbesar Airbus untuk tipe pesawat ini.

Tipe A321neo merupakan bagian dari keluarga pesawat Airbus A320, yang telah menerapkan teknologi mutakhir dengan mesin dan Sharklets generasi terbaru yang dapat menghemat bahan bakar hingga 10 persen.

AirAsia Group saat ini mengoperasikan armada yang terdiri dari hanya pesawat Airbus yang beroperasi di berbagai hub di Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, India dan Jepang. (ask)

Sumber: Tribun Bali

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved