Kampung Langit

Kampung Langit, Wisata Edukasi Budaya Bagi Anak di The Keranjang Bali

he Keranjang Bali juga memiliki kawasan edukasi budaya, khususnya bagi anak-anak di lantai 3 bernama Kampung Langit.

anak agung seri kusniarti
Pose - Suasana saat penonton berfoto bersama penari usai pertunjukkan di Kampung Langit 

Ada pula labirin bernama Lorong Sloka berisi kata-kata baik atau positif dari Bahasa Bali, dilengkapi dengan artinya dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Terkadang lokasi ini, juga menjadi inspirasi orang tua memberikan nama pada anaknya.

Tak kalah menarik, stand untuk aktivitas memetik biji kopi hingga diseduh, dan aktivitas megibung.

Paon Loloh, juga hadir untuk memberikan edukasi mengenai cara membuat jamu dan loloh serta pengetahuan akan dua hal ini.

“Jadi aktivitas di sini bukan demo, jadi tamu yang langsung membuat jamu di sini,” tegasnya.

Ia mengatakan, sebetulnya begitu masuk pengunjung akan diajak masuk ke Ruang Pranala untuk menonton video lima, yang menjelaskan peran serta tangan bagi masyarakat Bali.

Kemudian ada area dengan permainan lama, seperti kuda kayu, layang-layang, dan perahu zaman dahulu yang mulai jarang ditemukan di era modernisasi ini.

“Nah lanjut ada Goa Babad Jatma, dengan aktivitas mendalang dilengkapi dengan wayang asli. Dengan pesan yang ingin kami sampaikan adalah pengetahuan tentang wayang Ramayana. Lalu diajarkan cara megang wayang, jadi ada pengetahuan budaya,” katanya.

Bahkan ada aktivitas meramal di sana, sesuai dengan kelahiran pengunjung.

Tata ruang di Kampung Langit ini, dibuat sangat menarik sehingga tidak membosankan.

Pengenalan alat musik Bali, hingga cara dandan ala Bali lengkap dengan pakaian adat juga disediakan.

“Bahkan termasuk aktivitas cara membatik, membuat gelang tridatu, dan membuat gerabah,” imbuhnya. (ask)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved