Mepantigan Bali

Wow, Kim Kardashian Ajak Saudarinya Main Lumpur di Mepantigan Bali

Putu Witsen,Founder and Creator Mepantigan Bali, tak pernah menyangka artis terkenal Amerika Serikat, Kim Kardashian, akan datang ke tempatnya. Sosia

Istimewa/Putu Witsen
Bermain lumpur - Kim Kardashian saat bermain lumpur di Mepantigan Bali 

Laporan Wartawan Tribun Bali, A  A Seri Kusniarti

TRIBUNTRAVELBALI.COM, GIANYAR – Putu Witsen,Founder and Creator Mepantigan Bali, tak pernah menyangka artis terkenal Amerika Serikat, Kim Kardashian, akan datang ke tempatnya.

Sosialita dunia ini mengajak saudari-saudarinya, yaitu Kourtney Kardashian, dan Khloe Kardashian, datang ke Bali beberapa waktu lalu.

Mereka pun datang ke Mepantigan Bali, di Batubulan, Gianyar, untuk bermain lumpur dan mengenal budaya Bali lebih dekat bersama anak-anaknya.

“Kim bersama keluarganya datang November tahun lalu, sungguh kekuatan alam ibu pertiwi sampai membawa tokoh sebesar itu datang ke sini,” ujarnya kepada Tribun Bali, Kamis (26/12/2019).

Bahkan saat ia di Mepantigan ini, dimasukkan ke dalam program reality show terkenalnya yaitu Keeping Up with the Kardashians.

“Kim di sini menikmati sport and tourism berbasis budaya, ikut main lumpur dengan keluarganya,” jelasnya.

Ia mengatakan, Mepantingan ini telah ada sejak 2003 lalu sebagai lokasi wisata budaya dan olahraga (sport tourism).

Awalnya mepantingan, atau dalam bahasa Indonesia bisa diartikan bergulat ini dilakukan di pasir.

“Namun dalam 3 tahun setelahnya kami lakukan di lumpur,” kata Witsen.

Proses perpindahan dari pasir ke lumpur ini, kata dia, merupakan bagian dari rasa syukur dan terima kasih kepada ibu pertiwi khususnya Bhatari Sri di Bali yang memberikan kehidupan melalui padi.

Mepantingan pun bisa dilakukan kapan saja, dan di lokasi ini juga dilengkapi dengan kamar mandi.

Lokasinya dibuat alami dan sangat asri, dengan suara aliran sungai yang menenangkan.

Ada pula area yang menunjukkan gamelan, ukiran khas Bali, dan sebagainya yang berbau budaya adiluhung Pulau Dewata.

Bahkan saat ini, ada tambahan permainan dengan menaiki kuda di Mepantingan Bali.

Ia berharap ke depan budaya Bali akan terus lestari dan tetap dikenal semua orang di dunia. (ask)

Sumber: Tribun Bali

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved