Kopi Lumpur

Kopi Lumpur Khas Mepantigan Bali

Selain menawarkan sensasi bergulat di lumpur, Mepantigan Bali juga menawarkan kopi khas yaitu kopi lumpur. Putu Witsen, Founder and Creator Mepantig

Kopi Lumpur Khas Mepantigan Bali
anak agung seri kusniarti
Kopi lumpur - Menjadi satu keunikan di Mepantigan Bali adalah Kopi Lumpur 

Laporan Wartawan Tribun Bali, A A Seri Kusniarti

TRIBUNTRAVELBALI.COM, GIANYAR – Selain menawarkan sensasi bergulat di lumpur, Mepantigan Bali juga menawarkan kopi khas yaitu kopi lumpur.

Putu Witsen, Founder and Creator Mepantigan Bali, menjelaskan kopi lumpur ini adalah bagian dari rasa sujud syukur pada ibu pertiwi yang memberikan kehidupan melalui padi.

“Secara garis besar, kopi lumpur itu adalah kopi yang difermentasi di lumpur selama 9 jam, atau 9 hari, atau 9 bulan. Semakin lama prosesnya semakin mahal harganya,” jelas pria yang gemar olahraga beladiri ini kepada Tribun Bali, di Gianyar, Jumat (27/12/2019).

Lanjutnya, konsep 9 ini juga melambangkan Dewata Nawa Sanga di Bali.

“Ini menjadi sesuatu yang otentik di Mepantigan Bali,” imbuhnya.

Selain kopi lumpur, dan bergulat di lumpur, ada pula sauna lumpur, nasi lumpur, ayam lumpur, dan sebagainya yang unik dan khas Mepantigan Bali.

Harapannya, ke depan agar manusia kian menghargai ibu pertiwi salah satunya sawah sebagai sumber kehidupan manusia yang memakan nasi sebagai makanan pokok.

“Jadi kita harus bijaksana dan menjaga serta melestarikan warisan budaya ini,” imbuhnya. (ask)

Ikuti kami di
Penulis: Anak Agung Seri Kusniarti
Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Sumber: Tribun Bali
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved