Wisman Australia

Wow, Wisman Australia Kembali Duduki Posisi Pertama Geser China Pada 2019

Setelah sekian lama, akhirnya wisman Australia kembali menduduki posisi pertama kedatangan turis ke Bali. Setelah sebelumnya, digeser kedatangan wisma

anak agung seri kusniarti
Berfoto - Beberapa turis China memadati wilayah Kedonganan untuk santap malam dan berfoto sebelum sunset hilang 

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, China sudah tidak lagi menduduki singgasana negara penyumbang wisatawan terbanyak yang datang ke Bali melalui Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai. 

Selama pencatatan tahun 2019, wisatawan Australia tercatat mengungguli jumlah wisatawan asal Negeri Tirai Bambu China.

“Untuk tahun 2019, jumlah wisatawan berpaspor Australia yang kami layani sebanyak 1.230.133, mengungguli turis asal China, dengan jumlah sebanyak 1.196.497 jiwa. Ada selisih sekitar 33 ribu jiwa.

Sementara posisi ketiga masih ditempati oleh wisatawan asal India dengan jumlah 377.543 wisatawan,” terang Herry.

Dibandingkan jumlah kunjungan di tahun 2018, wisatawan asal Australia tumbuh sebesar 4 persen di tahun 2019 ini. Pun demikian dengan jumlah kedatangan wisatawan berpaspor India, yang mengalami pertumbuhan sebesar 6 persen.

Berbeda dengan kedua negara tersebut, jumlah kedatangan turis asal China mengalami penurunan yang cukup drastis, yakni sebesar 15 persen.

“Jika di tahun 2018 lalu jumlah wisatawan China yang kami layani berjumlah 1.380.687 jiwa, di tahun 2019 ini kami mencatat terdapat 1.230.133 wisatawan China yang datang ke Bali melalui bandar udara kami. Turun sebesar 15 persen. Cukup drastis,” sebut Herry.

Secara jadwal penerbangan reguler, saat ini Bali terhubung dengan 7 bandar udara di Australia, serta 8 bandar udara di China. Tujuh bandar udara di Australia tersebut adalah Bandar Udara Perth, Sydney (Kingsford Smith), Adelaide, Brisbane, Cairns, Darwin, serta Melbourne-Tullamarine.

Sehari-hari, terdapat setidaknya 23 jadwal penerbangan reguler yang menghubungkan Bali dengan ketujuh bandar udara di Australia tersebut. Sebanyak 8 maskapai penerbangan, yaitu AirAsia, JetStar, Garuda Indonesia, Batik Air, Malindo Air, Citilink, Virgin Australia, dan Qantas, bergantian mengangkut ribuan wisatawan dari Australia setiap harinya.

Sedangkan 8 bandar udara di China yang terhubung dengan Bali, adalah Bandar Udara Beijing Capital, Shanghai Pudong, Guangzhou Baiyun, Shenzhen Bao'an, Kunming Changshui, Xi'an Xianyang, Zhengzhou Xinzheng, serta Xiamen Gaoqi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved