Complimentary

Cok Ace Upayakan Complimentary Hotel Tak Kena Pajak

Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, akan mengupayakan agar complimentary hotel tidak dikenakan pajak. Pasalnya, saat pertemuan

anak agung seri kusniarti
Wagub Bali, Cok Ace 

“Nah kami di pusat, sudah mengantisipasi dua tahun yang lalu dan menghadap Menkeu. Hanya saja, kalau mau mengubah tidak bisa begitu saja karena ada prosudernya,” tegasnya.

Apalagi di daerah juga sudah ada perdanya masing-masing, sehingga memang memerlukan waktu.

“Hal ini menjadi sulit, karena Bapenda diperiksa BPK, sehingga menjadi kian rumit,” imbuhnya.

Padahal complimentary biasa dan telah lama dilakukan, untuk menjamu tamu yang memiliki potensi mempromosikan seperti media, dan lain sebagainya.

Termasuk digunakan dalam kondisi force majeur.

“Semisal waktu erupsi Gunung Agung, Pemprov Bali meminta ke hotel memberikan kamar free. Ini juga harus dikenakan pajak, kan susah,” tegasnya.

Sehingga, harus diberikan data yang jelas dan catatan khusus pada tanggal itu. Bahwa memang ada perlakuan khusus, karena force majeur.

“Kalau hanya dibilang complimentary dan tidak ada bukti, sehinga waktu mereka (pihak hotel) diperiksa Bapenda tidak ada bukti dan sebagainya, maka sulit untuk tidak memungut pajak, karena akan menjadi temuan BPK,” katanya.

Kini, kata dia, perjuangannya ada dua yakni di pusat dan di kabupaten/kota.

Tentunya, koordinasi dengan kabupaten/kota akan lebih cepat, karena tujuannya untuk kebaikan Bali.

Sementara negosiasi dengan pusat memang membutuhkan waktu. “Bahkan ada hotel yang dipungut sampai ratusan juta, sementara bagi pihak hotel berat karena itu kan gratis darimana mereka cari uangnya untuk pajak,” sebutnya. (ask)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved