Penumpang Bandara Ngurah Rai Bali

Awali 2020, Jumlah Penumpang Bandara Ngurah Rai Tumbuh 14 Persen

Mengawali pencatatan pergerakan lalu lintas angkutan udara (LLAU) di taun 2020, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Ra

Istimewa/Humas Bandara Ngurah Rai
Data Penumpang Awal Tahun 2020 Bandara Ngurah Rai Bali 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Anak Agung Seri Kusniarti

TRIBUNTRAVELBALI.COM, DENPASAR - Mengawali pencatatan pergerakan lalu lintas angkutan udara (LLAU) di tahun 2020, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, mencatat dua prestasi pada pencatatan di bulan Januari 2020 ini. 

Pasalnya, terdapat pertumbuhan dalam pencatatan statistik LLAU yang terdiri dari pergerakan pesawat udara, serta pergerakan penumpang di bulan Januari 2020 ini jika dibandingkan dengan pencatatan di periode yang sama di tahun lalu. 

Pertama, di bulan Januari tahun 2020 ini tercatat sebanyak 13.839 pesawat udara terlayani keluar masuk Bali melalui Bandara Ngurah Rai. 

"Jika dibandingkan dengan tahun 2019 pada periode yang sama, di mana saat itu tercatat ada 12.848 pergerakan pesawat, maka ada pertumbuhan sebanyak 991 pergerakan pesawat, atau tumbuh 8 persen,” ujar General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Herry A.Y. Sikado, Rabu (5/2/2020) siang.

Sementara yang kedua, dalam pergerakan penumpang tercatat sebanyak 2.122.632 penumpang selama bulan Januari tahun ini. 

Sedangkan di tahun lalu, hanya sebanyak 1.857.228 penumpang. 

"Januari tahun ini tumbuh cukup tinggi, yaitu 14 persen, prestasi di awal tahun yang sangat baik,” imbuhnya.

Untuk rute domestik, jumlah pergerakan pesawat yang terlayani di bulan Januari 2020 tercatat sebanyak 7.095 pergerakan.

Atau tumbuh 6 persen, dibanding jumlah pergerakan di rute domestik periode Januari 2019, yang hanya sebanyak 6.701 pergerakan.

Sedangkan untuk rute internasional, dengan jumlah pergerakan sebanyak 6.728 pesawat yang terlayani, tercatat terdapat pertumbuhan sebesar 10 persen, dibanding pencatatan di periode Januari 2019 dengan 6.139 pergerakan.

Pergerakan penumpang, bulan Januari 2020 ini rute domestik tumbuh sebesar 5 persen dengan catatan jumlah penumpang sebanyak 843.444 penumpang berbanding dengan 806.204 penumpang di bulan Januari 2019. 

Pada rute internasional, jumlah penumpang yang terlayani di bulan Januari 2020 tercatat sebanyak 1.230.441 jiwa. 

Jika dilakukan perbandingan dengan catatan di bulan Januari 2019, yang hanya terdapat sebanyak 1.048.186 penumpang terlayani, maka terdapat pertumbuhan penumpang rute internasional yang cukup signifikan, yaitu sebanyak 182.255 penumpang, atau tumbuh sebesar 17 persen.

“Catatan ini sangat positif. Terutama untuk rute internasional, dengan pertumbuhan sebesar 17 persen. Tentunya ini merupakan hal yang sangat baik di awal tahun ini,” tambah Herry.

Mengawali tahun 2020, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali resmi membuka dua rute penerbangan baru. 

Pada tanggal 24 Januari lalu, maskapai penerbangan Citilink resmi membuka rute penerbangan baru yang menghubungkan Bali dengan Melbourne, Australia. 

Berbeda dengan maskapai penerbangan lainnya yang menghubungkan Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali (DPS) dengan Melbourne Airport (MEL), maskapai yang identik dengan warna hijau segar ini melayani penerbangan Bali menuju Avalon Airport (AVV), bandar udara internasional di kota Melbourne yang berjarak sekitar 70Km dari Melbourne Airport.

Selain Citilink, maskapai asal Vietnam, VietJet Air, juga resmi membuka rute penerbangan baru. 

Setelah pada pertengahan tahun 2019 lalu membuka rute penerbangan Ho Chi Minh City (SGN) dengan Bali (DPS), pada 26 Januari lalu, maskapai yang identik dengan warna merah, putih, dan kuning, ini resmi menghubungkan Bali dengan Hanoi (HAN). 

Hanoi menjadi kota kedua di Vietnam yang kini terhubung dengan Bali.(ask)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved