Dampak Virus Corona di Bali

Dampak Virus Corona, BVA Chapter Badung Akui Telah Ada Karyawan Dirumahkan

Bali Villa Association Chapter Badung, akui ada anggotanya yang telah merumahkan karyawan akibat virus Corona ini.

anak agung seri kusniarti
Berfoto - Beberapa turis China memadati wilayah Kedonganan untuk santap malam dan berfoto sebelum sunset hilang 

Untuk BVA, kata dia, karena hilangnya turis China dan menurunnya turis asing maka akan menggarap market lokal sesuai arahan Kementerian Pariwisata dan Industri Kreatif.

Namun tetap tak meninggalkan wisman potensial dari Australia dan Eropa.

“Setidaknya wisatawan nusantara bisa membantu okupansi kami di villa,” katanya.

Lanjutnya, penurunan okupansi di villa yang dominan menerima turis China hampir mencapai 90 persen.

Apalagi kedatangan turis China, biasanya dalam skala besar atau grup ke Bali.

“Sehingga kawan-kawan pengusaha villa yang memiliki unit besar, bermain di grup China sangat terpengaruh dengan kondisi ini,” jelasnya.

Bahkan okupansi rata-rata di villa pun mulai turun antara di bawah 40 persen, bahkan sampai di bawah 30 persen.

Saat ini anggota BVA Chapter Badung mencapai 150, dan unit besar dengan turis China banyak berada di wilayah Bali selatan.

Beberapa unit besar dengan estimasi 100 karyawan, telah merumahkan karyawannya.

“Sedangkan unit villa dengan karyawan 50 orang ke bawah, masih bisa survive hingga Maret 2020, untuk April kami akan lihat kembali kondisinya,” katanya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved