Dampak Corona

Dampak Virus Corona, Guide dan Travel Agent di Bali Sementara Tak Berkegiatan

Ni Kadek Sumadewi, tak menyangka virus Corona yang menyerang China, akan berdampak besar pada karirnya sebagai guide di Bali. Wanita yang kerap disap

Istimewa/Humas Bandara Ngurah Rai
Tarian Cendrawasih 

“Jadi driver juga terpaksa aku liburkan,” tegasnya.

Ia mengaku sebelumnya bisa mendapatkan penghasilan Rp 6 juta-Rp 8 juta sebulan, namun kini benar-benar hilang.

“Beralih ke turis lain juga tidak gampang, karena keterbatasan bahasa,” imbuhnya.

Ia kini bertahan dengan sisa tabungan yang ada, dan berharap kondisi pariwisata dan virus Corona bisa cepat tertangani dengan baik. 

Ketua Asita Bali, Ketut Ardana, mengamini hal ini, dan mengakui dampak virus Corona ini bagi bisnis travel agent sangat signifikan.

Bahkan Asita Bali, kata dia, telah menulis surat ke Disparda Provinsi Bali serta tembusan ke beberapa instansi termasuk Kemenparekraf untuk meminta keringan pajak.

“Sudah pasti guide dan travel agent akan kena dampak, bahkan bukan karena China saja. Travel agent lain juga kesulitan karena banyak pembatalan akibat dari berita Corona yang mengglobal ini,” jelasnya.

Bukan hanya di Bali atau Indonesia, kata dia, kondisi kemerosotan pariwisata juga dialami banyak negara di dunia.

Walau demikian, Ardana belum mendata pasti berapa guide yang tidak berkegiatan karena sepinya tamu ke Bali.

“Kalau guide yang handle China memang hampir tidak ada kegiatan, terutama kalau fokus marketnya hanya China,” tegasnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved