BTB

Antisipasi Meluasnya Corona, Ini Langkah Antisipasi Bali Tourism Board

Pandemi global COVID-19, merupakan tantangan signifikan bagi negara seluruh dunia bukan hanya di Bali. 118 negara telah diserang, WHO memberi acuan

Antisipasi Meluasnya Corona, Ini Langkah Antisipasi Bali Tourism Board
Istimewa/Humas Angkasa Pura
Suasana saat petugas melakukan disinfeksi di Bandara Ngurah Rai Bali 

Laporan Wartawan Tribun Bali, A A Seri Kusniarti

TRIBUNTRAVELBALI.COM, DENPASAR – Pandemi  global COVID-19,  merupakan tantangan signifikan bagi negara seluruh dunia bukan hanya di Bali.  118 negara telah diserang, WHO memberi acuan agar bersama menaggapi secara sistematis.

“Pemerintah provinsi  sedang menciptakan infrastruktur, untuk menanggapi ancaman kesehatan publik dari virus, dan kami yakin bersiap untuk bertindak - bekerjasama dengan pemerintah kabupaten, instansi  dan mitra pemangku kebijakan terkait - meminimalkan dampak kesehatan, ekonomi, dan sosial dengan cepat,” jelasnya, dalam rilis Jumat (13/3/2020).

Sekaligus kampanye mencegah berkembang masalah kesehatan masyarakat, penanganan dan  penyebaran virus. “Respons kita pastinya didasarkan pada rencana dan panduan terkait kesiapsiagaan menghadapi pandemi, dengan prinsip-prinsip panduan,” katanya. BTB selaku badan yang menaungi stakeholders pariwisata  berharap pada beberapa hal.

Kolaborasi, semua tingkat pemerintahan dan pemangku kepentingan perlu bekerja dalam kemitraan untuk menghasilkan respons yang efektif dan terkoordinasi. Pengambilan keputusan berdasarkan informasi - keputusan harus didasarkan pada bukti terbaik yang tersedia.

Proporsionalitas, atau respons terhadap pandemi harus sesuai dengan tingkat ancaman. Fleksibilitas, yakni tindakan yang diambil harus disesuaikan dengan situasi dan berkembang ketika informasi baru tersedia.

“Kehati-hatian, tindakan pencegahan yang tepat waktu dan masuk akal harus sebanding dengan ancaman dan diinformasikan oleh bukti sejauh mungkin,” katanya.

Penggunaan praktik dan sistem yang mapan - strategi dan proses yang dipraktikkan dengan baik dapat ditingkatkan dengan cepat untuk mengelola pandemi.

Pengambilan keputusan etis, yaitu prinsip-prinsip etika dan nilai-nilai sosial. “Keseimbangan yang baik antara melindungi kesehatan masyarakat, meminimalkan goncangan ekonomi dan menghormati hak asasi manusia. Keseimbangan  harus kita jaga dan melekat dalam semua pengambilan keputusan,” katanya.

Prinsip-prinsip ini, jelas dia, dibangun berdasarkan pelajaran yang dipetik dari peristiwa masa lalu, khususnya wabah Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS) pada tahun 2003. 

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Anak Agung Seri Kusniarti
Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Sumber: Tribun Bali
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved