Bandara Ngurah Rai

Turun 2,2 Persen, Wisman ke Bali Capai 900 Ribu

Selama pencatatan statistik lalu lintas udara, pada Januari hingga Februari tahun 2020, tercatat sebanyak 901.670 wisatawan dari berbagai negara di du

Turun 2,2 Persen, Wisman ke Bali Capai 900 Ribu
Istimewa/Humas Bandara Ngurah Rai
Tarian Cendrawasih 

Laporan Wartawan Tribun Bali, A A Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Selama pencatatan statistik lalu lintas udara, pada Januari hingga Februari tahun 2020, tercatat sebanyak 901.670 wisatawan dari berbagai negara di dunia memasuki Pulau Bali melalui jalur udara.

Dari jumlah angka tersebut, terdapat penurunan sebesar 2,2 persen jika dibandingkan catatan di periode yang sama pada tahun 2019 lalu. 

Pada periode pencatatan di bulan Januari-Februari 2019 lalu, tercatat 921.839 wisman dilayani Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali. 

General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Herry A.Y. Sikado, mengkonfirmasi hal tersebut pada saat ditemui di ruang kerjanya.

“Penurunan jumlah penumpang ini memang benar adanya, mengingat Pulau Bali sebagai destinasi pariwisata jelas terkena dampak tidak langsung dari COVID-19 yang saat ini telah ditetapkan statusnya oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, sebagai pandemik global,” katanya dalam siaran pers yang diterima Tribun Bali beberapa waktu lalu.

Penurunan jumlah wisman ini pun, juga merupakan imbas dari penutupan sementara operasional penerbangan dari sejumlah maskapai, yang mana hal tersebut juga merupakan kebijakan dari pemerintah terkait.

Dari pencatatan statistik, dengan jumlah 185.652 wisatawan, Australia menempati urutan pertama peringkat negara penyumbang wisman terbanyak pada periode Januari – Februari 2020. Disusul China dan India dengan jumlah total masing-masing 118.466 dan 60.380 wisawatan.

Jika diukur dengan persentase, jumlah wisman Australia, China, dan India masing-masing menempati porsi sebanyak 20,6 persen, 13,1 persen, dan 6,7 persen dari total wisman selama dua bulan pertama di tahun 2020 ini.

“Dari total 901.670 jumlah keseluruhan penumpang pada periode Januari – Februari 2020 ini, Australia, China, dan India masih menjadi deretan tiga negara penyumbang jumlah kunjungan terbanyak seperti periode sebelum-sebelumnya,” sebutnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Anak Agung Seri Kusniarti
Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Sumber: Tribun Bali
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved