Yayasan Di Bali

BSS Bali Wadahi Talenta Anak Muda Bali Untuk Berprestasi Dalam Paduan Suara

BSS Bali berkomitmen untuk mengangkat tiga poin utama yaitu memberdayakan bakat dan kemampuan putra-putri Bali berdasar atas Cinta kasih, kemanusiaan,

BSS Bali Wadahi Talenta Anak Muda Bali Untuk Berprestasi Dalam Paduan Suara
Karsiani putri
Suasana audisi untuk mencari 25 Putra Putri Bali yang bisa menjadi delegasi Yayasan Bahana Samastha Svara (BSS) Bali dalam mengikuti kompetisi tingkat dunia 

BSS Bali Wadahi Talenta Anak Muda Bali Untuk Berprestasi Dalam Paduan Suara

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUNBALITRAVEL.COM, DENPASAR- Yayasan Bahana Samastha Svara (BSS) Bali didirikan di Denpasar pada tanggal 27 Januari 2020 lalu oleh I Gusti Ayu Werdhi Handayani, Made Agastya Putra Ardana, dan A.A Dewi Asrining Pratiwi.

Sebagai yayasan pendidikan, BSS Bali berkomitmen untuk mengangkat tiga poin utama yaitu memberdayakan bakat dan kemampuan putra-putri Bali berdasar atas Cinta kasih, kemanusiaan, dan kesetaraan.

Oleh karenanya untuk masuk sebagai anggota atau chorister di paduan suara BSS Bali tidak ada batasan tertentu berdasar suku, agama, ras, maupun status social.

Ketua Yayasan, Dedy Sulistyanto menyebutkan bahwa motto dari yayasan ini yakni 'Svara of Love-Humanity-Equality'.

"Jadi, memang kedepannya yayasan ingin menjadi wadah bagi anak-anak Bali dan tidak hanya bagi mereka yang berpunya. Diluar sana banyak sekali anak-anak yang kurang beruntung seperti yatim piatu dan penyandang disabilitas yang bertalenta dan punya kemampuan lebih entah itu di bidang tarik suara, lukis dan lainnya. Kami yakin dengan equality kami bisa merangkul humanity dan cinta kasih," sebutnya.

Ia pun berharap agar kedepannya suara anak-anak Bali ini bisa membahana ke seluruh penjuru semesta.

Meskipun terbilang baru terbentuk dalam kurun waktu beberapa bulan, BSS Bali ini pun telah siap berkompetisi dalam kompetisi tingkat dunia.

Di awal bulan Maret ini, BSS Bali tengah gencar-gencarnya untuk mencari 25 Putra Putri Bali yang bisa menjadi delegasinya dalam mengikuti kompetisi tingkat dunia yakni 'Makassar World Choir Festival 2020' dan nantinya apabila dukungan dari masyarakat Bali dirasa positif, BSS Bali juga akan berusaha mengirim kembali delegeasinya untuk membawa nama Bali di ajang 12th International Johannes World Choir Festival & Competition di Jerman tahun 2021.

Sebagai persiapan menuju dua ajang bergensi tersebut, BSS Bali menyelenggarakan beberapa audisi untuk menjaring bakat dan melibatkan Andres Sugeng yang merupakan seorang maestro di bidang paduan suara di Bali serta akan berkolaborasi dengan Made Agastya Putra Ardana, putra berbakat asal Bali yang juga pengajar beberapa paduan suara dan telah berhasil membawa nama beberapa kelompok paduan suara ke ajang nasional sebagai juara.

Andres Sugeng yang ditemui Tribun Bali di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Denpasar, Bali menjelaskan bahwa kegiatan yang digagas oleh BSS Bali ini merupakan kegiatan yang sangat positif mengingat anak-anak memanglah sangat membutuhkan kegiatan edukatif semacam ini.

Tambahnya, dengan bernyanyi dalam paduan suara disamping mengasasah kemampuan bernyanyi anak, juga dapat membangun sifat solidaritas, ketekunan, dan juga kesabaran.

Selain menggelar audisi di Gedung DNA Bali dengan melibatkan para peserta berusia 7-14 tahun, setelahnya BSS Bali masih akan bergerliya ke beberapa sekolah termasuk ke SLB dan panti asuhan untuk menjaring beberapa anak yang dianggap memiliki kemampuan dan talenta.

"Harapan dari kegiatan ini tentunya kami ingin mendapatkan talenta-talenta terbaik dari adik-adik dari Bali untuk bisa menjadi anggota paduan suara yang memang memenuhi kualifikasi untuk bisa membawa nama Bali ke ajang yang lebih tinggi khususnya luar negeri," ungkap Dedy Sulistyanto. (Put)

Ikuti kami di
Penulis: Karsiani Putri
Editor: Karsiani Putri
Sumber: Tribun Bali
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved