Sidemen

Indahnya Alam Pedesaan Sidemen di Karangasem

Berwisata ke Bali, tak melulu harus ke destinasi wisata. Tribunners juga bisa mendatangi desa-desa yang ada di Bali, karena masih banyak desa yang

anak agung seri kusniarti
Gek Yuni saat berpose di Sidemen Karangasem 

Laporan Wartawan Tribun Bali, A A Seri Kusniarti

TRIBUNTRAVELBALI.COM, DENPASAR – Berwisata ke Bali, tak melulu harus ke destinasi wisata.

Tribunners juga bisa mendatangi desa-desa yang ada di Bali, karena masih banyak desa yang memiliki suasana asri nan indah.

Satu diantaraya di wilayah Sidemen, Karangasem, Bali.

Atraksi yang ditawarkan juga tak kalah menarik, apalagi masih banyak kegiatan masyarakat pedesaan seperti bertani dan berdagang, hingga mandi ke sungai yang jarang ditemui dewasa ini.

Daya tarik kegiatan asli masyarakat pedesaan Bali ini, sangat menarik dan diminati turis.

Satu diantaranya Gek Yuni, yang menyempatkan diri berselfie di hamparan sawah dengan latar belakang bukit.

Gek Yuni yang berasal dari Beringkit, Badung ini, sejatinya memiliki darah asli Sidemen dari sang ibu.

Ia merasa nostalgia saat mendatangi wilayah yang dekat dengan Gunung Agung ini.

Disusurinya jalan naik turun, sembari sesekali melihat pemandangan nan indah di pinggir jalan.

Banyak turis yang melancong secara mandiri, datang ke wilayah ini.

Apalagi saat cuaca bagus, Gunung Agung akan terlihat cukup jelas dari Sidemen.

Sehingga ada beberapa akomodasi yang telah dibangun, seperti villa dan penginapan di wilayah Sidemen, Karangasem, Bali.

Untuk datang ke wilayah Sidemen, Tribunners bisa mengakses melalui Desa Paksebali,  Klungkung.

Pelancong akan dimanjakan dengan pemandangan indah, kombinasi antara areal persawahan terasering dengan kawasan perbukitan yang hijau dan panorama Gunung Agung di sisi utara.

Bagi yang ingin mengambil foto, di sepanjang jalan jalan menuju Desa Sidemen terdapat banyak spot untuk foto.

"Mulai dari Banjar Lebu, tanjakan Talibeng, Desa Kebon hingga di kawasan Iseh, terdapat banyak sekali spot foto dengan latar belakang areal persawahan nan cantik," jelasnya.

Jika lapar,  wisatawan tidak perlu khawatir,  karena di sepanjang jalan ada banyak sekali warung yang menyediakan beragam jenis menu makanan.  Mulai dari makanan tradisional, hingga menu makanan cepat saji. 

Untuk mencapai kawasan ini, para pelancong sebaiknya menggunakan sepeda motor, selain lebih nyaman, juga bisa menikmati pemandangan secara langsung.(ask)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved