Pandemi COVID 19

Pandemi COVID-19, Kunjungan Wisman ke Bali Minus 21,82 Persen

Secara akumulatif pada periode Januari-Maret 2020, tercatat sebanyak 1.049.696 kunjungan wisman langsung ke Bali. Jumlah ini turun sedalam (-21,82) pe

Pandemi COVID-19, Kunjungan Wisman ke Bali Minus 21,82 Persen
Istimewa
Kepala BPS Bali/Adi Nugroho 

Laporan Wartawan Tribun Bali, A  A Seri Kusniarti

TRIBUNTRAVELBALI.COM, DENPASAR – Secara akumulatif pada periode Januari-Maret 2020, tercatat sebanyak 1.049.696 kunjungan wisman langsung ke Bali. Jumlah ini turun sedalam (-21,82) persen dibandingkan periode Januari-Maret 2019 (yoy) yang tercatat sebanyak 1.342.595 kunjungan.

Kunjungan wisman selama Januari-Maret 2020, didominasi wisman asal Australia (21,18 persen), Tiongkok (11,15 persen), India (6,41 persen), Rusia (5,39 persen), Jepang (4,58 persen), Amerika Serikat (4,41 persen), Inggris (4,43 persen), Korea Selatan (4,05 persen), Malaysia (2,95 persen), dan Perancis (2,79 persen).

“Tiongkok tercatat sebagai negara dengan penurunan jumlah wisman paling dalam, selama Januari-Maret 2020 dibandingkan Januari-Maret 2019, yaitu turun sedalam (-64,24) persen. Sedangkan wisman asal Rusia, Perancis, dan Korea Selatan tercatat meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu naik masing-masing setinggi 34,40 persen, 4,32 persen, dan 3,72 persen,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Bali, Adi Nugroho, dalam rilis yang diterima Tribun Bali, Selasa (5/5/2020).

Wisman yang tercatat paling banyak datang langsung ke Bali pada Maret 2020, antara lain wisman kebangsaan Australia (23,83 persen), Rusia (7,07 persen), Inggris (6,77 persen), Jepang (5,38 persen), Amerika Serikat (5,24 persen), India (4,81 persen), Jerman (4,68 persen), Perancis (3,60 persen), Malaysia (3,58 persen), dan Singapura (2,69 persen). “Dari sepuluh negara dengan wisman terbanyak tercatat seluruhnya mengalami penurunan, jika dibandingkan catatan Februari 2020 (mtm),” sebutnya.

Penurunan terdalam tercatat pada wisman asal India yaitu turun (-74,87) persen, disusul wisman dari Jepang sedalam (-62,68) persen dan Perancis yang turun sedalam (-58,26) persen. Dibandingkan Maret 2019 (yoy), sepuluh besar negara asal wisman seluruhnya mengalami penurunan dengan penurunan terdalam tercatat pada wisman asal India, sedalam (-71,38) persen.  Disusul Singapura (-71,08) persen, dan Malaysia (-64,44) persen.

“Kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) langsung ke Bali pada Maret 2020, tercatat sebanyak 156.876 kunjungan,” sebutnya. Jumlah tersebut turun sedalam (-56,89) persen, dibandingkan catatan bulan Februari 2020 (mtm) sebesar 363.937 kunjungan,” katanya. Bila dibandingkan bulan Maret 2019 (yoy) jumlah wisman tercatat turun sedalam (-65,11) persen karena pada Maret 2019, kunjungan wisman tersebut sebanyak 449.569 kunjungan.

“Wisman yang datang ke Bali sebagian besar melalui bandara, yaitu sebanyak 155.851 kunjungan (99,35 persen). Sementara itu wisman yang masuk ke Bali melalui pelabuhan laut pada bulan Maret 2020 tercatat sebanyak 1.025 kunjungan (0,65 persen),” jelasnya. (ask)

Ikuti kami di
Penulis: Anak Agung Seri Kusniarti
Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Sumber: Tribun Bali
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved