Tips Tentang Motor

Traveller Penting Tau, 4 Elemen Penting Perawatan Motor Saat Jarang Digunakan

Sesuai imbauan pemerintah untuk tetap dirumah, dalam upaya mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) agar tidak makin meluas. Membuat masyarakat men

Traveller Penting Tau, 4 Elemen Penting Perawatan Motor Saat Jarang Digunakan
Istimewa
Suasana saat seseorang melakukan pengecekan motor yang lama diparkir karena pandemi Corona 

Laporan Wartawan Tribun Bali, A  A Seri Kusniarti

TRIBUNTRAVELBALI.COM, DENPASAR – Sesuai imbauan pemerintah untuk tetap dirumah, dalam upaya mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) agar tidak makin meluas. Membuat masyarakat mengurangi mobilitas diluar rumah, termasuk menggunakan kendaraan bermotor.

Otomatis kendaraan jarang digunakan, bahkan hingga lama terparkir di garasi rumah. Meski demikian, melakukan perawatan kendaraan tetap harus dilakukan. Untuk menghindari kerusakan, karena dengan diam ada beberapa komponen yang bisa saja bekerja kurang maksimal akibat tidak digunakan dalam waktu lama.

Tehnical Training Analyst Astra Motor Bali, Hendra Sagita, memberikan tips ringan agar saat akan digunakan kembali, motor siap bekerja dengan prima dan baik. “Ada 4 elemen yang perlu dilakukan dalam perawatan motor, agar siap digunakan dan tetap prima saat pandemi sudah hilang atau pun saat akan ada keperluan keluar rumah,” jelasnya dalam siaran pers yang diterima Tribun Bali, Rabu (6/5/2020).

Elemen tersebut, jelas dia, diantaranya elemen air. “Saat motor tidak digunakan dalam jangka waktu lama, sebaiknya motor dibersihkan atau dicuci dengan air sabun terlebih dahulu, karena bisa saja motor yang telah dipakai melewati jalan berlumpur, berair ataupun kotor akan membuat motor lebih cepat berkarat,” tegasnya. Apalagi bagi seorang traveller pecinta alam, tentu hal ini harus diperhatikan.

Karena air adalah elemen yang dapat menyebabkan korosi, pada permukaan logam dan mesin yang disebabkan oleh proses oksidasi, maka perlu halnya sisi luar body, harus dikondisikan motor dalam keadaan kering dan tanpa kotoran. Serta jangan lupa mengeringkan body motor yang telah di cuci bersih menggunakan kanebo untuk menjaga dari korosi.

“Selain itu motor yang diparkir terlalu lama, berpotensi menjadi sarang serangga misal laba-laba, semut dan yang lainnya,” imbuhnya. Elemen kedua adalah elemen api, atau selalu memanasi motor.  Ia mengatakan, menyalakan motor sampai panas suhu kerja mesin selama 3-5 menit akan membuat sirkulasi oli mesin tetap lancar.

Hal itu juga agar ada pengisian ke aki saat motor di hidupkan, sehingga akinya lebih awet. “Bila tidak terpakai dalam jangka waktu lama,panaskan kembali kendaraan setiap max 3 hari sekali,” sebutnya. Elemen ketiga adalah elemen minyak, dengan memberi pelumas. “Lumasi bagian yang perlu dilumasi, sebagai contoh rantai mesin sehingga mengurangi timbulnya karat,” tegasnya.

Elemen listrik atau cabut aki, untuk yang punya kendaraan lebih dari satu. “Dan salah satunya tidak akan terpakai dalam jangka waktu lama, alangkah baiknya untuk melepas kabel AKI,” ujarnya. Karena aki yang tidak mendapat asupan listrik yang cukup, akan membuat aki cepat drop.

Elemen elemen tersebut bisa dicek sendiri di rumah dengan tetap mengikuti imbauan stay at home dan work from home sekaligus menyukseskan program pemerintah tanpa harus keluar rumah untuk memeriksakan motornya di bengkel.

“Jadi tetap dirumah saja, supaya mempercepat pemutusan penyebaran virus Corona. Selain itu Honda juga menawarkan program untuk perawatan berkala sepeda motor dengan menggunakan layanan istimewa,” katanya. Yaitu  SRUPUT ASIK (Service Jemput Tanpa Kontak Fisik) dengan menghubungi Ahass terdekat.

“Motor akan dijemput dan diantarkan kembali dalam kondisi prima, aman, dan steril,” imbuhnya. Serta Service Kunjung Honda Care, layanan service motor langsung di tempat pelanggan dengan menghubungi 0361438008 pada jam kerja. “Program ini sekaligus memberikan kenyamanan kepada konsumen di saat konsisi  ini, kami ingin selalu ada untuk konsumen dan kami siap melayani dengan sepenuh hati,” jelas Hendra.(ask)

Ikuti kami di
Penulis: Anak Agung Seri Kusniarti
Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Sumber: Tribun Bali
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved