Pariwisata Indonesia

SNI Pengelolaan Pariwisata Alam Demi Mewujudkan Pariwisata Berkelanjutan

BSN telah menetapkan Standarisasi dan penilaian kesesuaian, BSN telah menetapkan Standar Nasional Indonesia 8013:2014 Pengelolaan Pariwisata Alam

Istimewa
Deputi Bidang Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian Badan Standardisasi Nasional (BSN), Zakiyah 

Prinsip pertama adalah kelestarian fungsi ekosistem, kedua tentang kelestarian objek daya tarik wisata alam dan prinsip selanjutnya kelestarian sosial budaya.

“SNI ini juga menerapkan prinsip kepuasan, keselamatan, kenyamanan pengunjung. Hal ini berkaitan dengan rambu-rambu dan fasilitas yang harus tersedia,” terang Noer Adi.

Dan adapun prinsip terakhir adalah prinsip manfaat ekonomi.

Salah satu kawasan pariwisata yang akan menjadi pilot project penerpaan SNI 8013:2014 adalah Taman Nasional Way Kambas (TNWK).

Secara administrasi, TNWK terletak pada dua Kabupaten, yaitu Lampung Timur dan Lampung Tengah, dengan total luas wilayah 125.621,30 ha dan saat ini, TNWK memilki lima jenis satwa mamalia besar (The big five mammal), yaitu gajah, harimau sumatera, badak, tapir dan beruang.

Secara umum, TBWK telah menerapkan lima prinsip pengelolaan pariwisata berkelanjutan.

Noer Adi menilai, SNI ini mudah diterapkan dan intinya adalah istiqomah dalam implementasinya.

“Ayo maju bersama, standar ini adalah untuk kita bersama,” ungkap Noer Adi yang juga selaku ketua Komtek 65-01. (Put)

Ikuti kami di
Penulis: Karsiani Putri
Editor: Karsiani Putri
Sumber: Tribun Bali
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved