Belajar Investasi

Semenjak Pandemi Covid-19, BTA Hadirkan Program Online Treding

BTA sendiri kini sejak tanggal 15 Maret 2020 menghadirkan program Online Trading mengingat adanya pandemi virus corona

Istimewa
Screenshot dari program Online Trading Bali Trade Academy yang memanfaatkan aplikasi Zoom 

Semenjak Pandemi Covid-19, BTA Hadirkan Program Online Treding 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUNBALITRAVEL.COM, DENPASAR- Bali Traders Academy (BTS) yang berada di bawah naungan dari PT Monex ini, sejak beberapa tahun lalu rutin menghadirkan kelas reguler dengan kouta pertemuan sebanyak tiga kali pertemuan.

Pada pertemuan pertama, peserta akan diinterview untuk mengetahui sudah seberapa dalam pengetahuan perserta, register akun simulasi, pengenalan aplikasi treding dan dilanjutkan dengan pengenalan Forex.

Pada pertemuan kedua, peserta akan diajak untuk menganalisa teknikal dasar, pengenalan Candlestick, level support dan resistance dan juga analisa fundamental (Berita Ekonomi).

Dan dipertemuan ketiga akan dilanjutkan mengenai pengenalan EA (Auto Trade) dan juga copy trade otomatis.

Adapun usia rata-rata yang mengikuti kelas ini mulai dari usia 21 tahun keatas.

BTA sendiri kini sejak tanggal 15 Maret 2020 menghadirkan program Online Trading mengingat adanya pandemi virus corona.

Co Founder Bali Trade Academy, Hans Andre Martinus Supit ketika dihubungi Tribun Bali menyebutkan bahwa program Online Trading ini memanfaatkan aplikasi Zoom, serta ada juga mini class dengan memanfaatkan aplikasi WhatsApp dan juga Group Class dengan aplikasi Telegram.

"Untuk kelas Offline atau pertemuan tatap muka masih juga berjalan di kantor. Namun, tetap sesuai dengan protokol kesehatan sekarang dengan peserta dibatasi," ujarnya.

Menurutnya, meskipun kondisi seperti saat ini, masih banyak juga peserta yang
lebih tertarik untuk belajar dengan bertemu tatap muka.

"Untuk kelasnya sekarang ada yang berbayar juga, nanti akan materi yang lebih lengkap sampai langsung terjun trading. Setelah ikut kelas, nanti juga akan masuk kedalam group sehingga bisa sharing kalau ada kendala atau pertanyaan. Selain, itu juga bisa mendapatkan signal trading untuk akun live dan undangan VIP untuk seminar seminar yang rutin dilakukan," terangnya.

Tambahnya, semenjak bulan Maret sendiri, justru kelas program Online Trading menjadi semakin banyak karena
peserta yang tidak terbatas dan tidak hanya berasal dari seputaran Bali, namun, berasal dari Jakarta, Solo, Surabaya dan masih banyak daerah lainnya.

"Untuk kelas yang gratis, biasanya durasinya 40 menit lalu dilanjutkan ke group telegram. Untuk kelas yang berbayar di Zoom itu, 1 sesi durasinya sekitar 2 jam dan untuk kelas offline juga berbayar juga sama, 1 sesi itu durasinya 2 jam," jelasnya pada Selasa (26/5/2020).

Ia menjelaskan bahwa Ia serta Co Founder BTA lainnya, Steve Kandio, memiliki target untuk bisa segera membuka kantornya sendiri di area Gatsu Timur sehingga kedepannya pihaknya bisa lebih fokus untuk menjadi Akademi Trader Indonesia yang legal. (Put)

Ikuti kami di
Penulis: Karsiani Putri
Editor: Karsiani Putri
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved