Monkey Forest

Hindari Penyebaran Virus, BI Digitalisasi Monkey Forest Dengan QRIS

Penerapan Tatanan Kehidupan Era Baru dan Digitalisasi Monkey Forest Berbasis QRIS, menjadi destinasi selanjutnya yang menerapkan digitalisasi. "Kami j

Istimewa
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Anak Agung Seri Kusniarti

TRIBUNTRAVELBALI.COM, DENPASAR - Penerapan Tatanan Kehidupan Era Baru dan Digitalisasi Monkey Forest Berbasis QRIS, menjadi destinasi selanjutnya yang menerapkan digitalisasi. "Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bank BPD dan segenap pengelola objek wisata Monkey Forest Ubud, serta anggota desa Padangtegal Ubud yang telah mempersiapkan acara ini dengan baik serta seluruh pihak yang berkontribusi," kata Kepala Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho, dalam siaran pers yang diterima Tribun Bali, Minggu (26/7/2020). 

Kegiatan ini, kata dia, merupakan agenda dari rangkaian kegiatan “Road To Penerapan Tatanan Kehidupan Era Baru Di Provinsi Bali” yang telah dilaksanakan sejak tanggal 9 Juli 2020 lalu. Sampai saat ini, sudah 8 kota dan kabupaten yang telah dilakukan kunjungan, yaitu Denpasar, Karangasem, Buleleng, Tabanan, Badung, Klungkung, Jembrana dan Gianyar. Dengan demikian tinggal 1 lagi kabupaten di Bali yang belum dikunjungi, yaitu Kabupaten Bangli.

"Pandemi Covid 19 telah memberikan dampak pertumbuhan ekonomi Bali mengalami kontraksi karena wisatawan mengalami penurunan sangat tajam. Oleh karena itu Bank Indonesia sangat mendukung implementasi penerapan tatanan kehidupan era baru," katanya. Karena melalui penerapan tatanan kehidupan era baru ini diharapkan secara perlahan ekonomi Bali kembali bangkit.

Dipilihnya Monkey Forest Ubud ini, sangat tepat karena merupakan salah satu destinasi wisata favorit bagi wisatawan baik domestik dan internasional. Terlebih lagi, lokasinya strategis di Ubud sebagai kawasan yang sudah populer sebagai episentrum budaya dan wisata alam menjadikan Monkey Forest ini sebagai tujuan yang tidak mungkin dilewatkan oleh wisatawan saat berkunjung ke Bali. "Oleh karena itu, penerapan tatanan kehidupan era baru menjadi penting dilakukan terutama menyambut datangnya wisatawan saat Monkey Forest dibuka kembali nantinya," katanya. 

Penerapan tatanan kehidupan era baru tidak hanya mengedepankan pada protokol kesehatan berupa pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak, tetapi juga harus mencakup kegiatan penyelesaian transaksi pembayaran secara non tunai atau berbasis digital yang antara lain dengan menggunakan QRIS. Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Bank Indonesia menjadi salah satu solusi alat pembayaran digital yang dapat diaplikasikan di semua sektor khususnya sektor pariwisata yang menuntut semuanya harus serba cepat, mudah, murah, dan aman. 

Selain itu, QRIS sebagai kanal pembayaran juga menjadi solusi untuk membangkitkan sektor pariwisata dalam tatanan kehidupan era baru karena mendukung faktor clean, health dan safety yang meminimalkan kontak fisik dalam bertransaksi. "Setelah melihat dan meninjau bahwa Monkey Forest Ubud, tidak hanya sudah menyediakan sarana dan prasarana protokol kesehatan tetapi juga telah mempersiapkan cara bertransaksi secara digital yaitu menggunakan QRIS seperti pembelian tiket masuk hingga penjualan pupuk hasil pengolahan sampah yang ada di area Monkey Forest," kata Trisno. 

Ia berharap penggunaan QRIS ini ke depan dapat semakin diperluas hingga destinasi-destinasi wisata lainnya di Ubud. Harapannya, dengan dioptimalkannya penggunaan QRIS selain mampu mencegah risiko penularan virus juga mampu mendukung kegiatan ekonomi masyarakat Ubud Gianyar khususnya Desa Padangtegal. Beberapa perbankan juga turut hadir pada acara itu, ia memberikan apresiasi kepada perbankan di Bali yang telah berupaya mendukung perluasan penggunaan QRIS di seluruh Bali.  Hal ini terbukti jumlah merchant yang telah menggunakan QRIS per 17 Juli 2020 telah mencapai 108.573 merchant, meningkat sebesar 314 persen dibandingkan dengan awal tahun 2020 yang hanya sebanyak 25.483 merchant. 

Dari angka tersebut, sebaran di Kabupaten Gianyar masih di kisaran 8,1 persen, atau sebanyak 8.797 merchant. "Kami yakin setelah implementasi digitalisasi di Monkey Forest ini, akan semakin mendorong percepatan dan perluasan implementasi penggunaan QRIS di Bali dan khususnya di Kabupaten Gianyar," sebutnya. Kunci keberhasilan Penerapan tatanan kehidupan era baru ini, adalah adanya kerjasama dari semua pihak mulai dari pemerintah, perbankan, pelaku usaha dan masyarakat.  

"Hari ini kita melihat hasil kerjasama tersebut, Bank Indonesia bekerjasama dengan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pengelola desa, BPD Bali, dan Badan Musyawarah Perbankan Bali bersinergi menjadikan Desa Padangtegal tidak hanya siap menerapkan tatanan kehidupan era baru tetapi juga telah siap menjadi kawasan wisata berbasis digital," imbuhnya. Ia sangat meyakini apabila kerjasama yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan di semua sektor sosial dan ekonomi, maka sebagaimana harapan Presiden Jokowi, pada triwulan III ini, ekonomi Bali akan mulai Bangkit Kembali.(ask)

Ikuti kami di
Penulis: Anak Agung Seri Kusniarti
Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Sumber: Tribun Bali
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved