Kuliner di Bali

Wadahi 5 Tenant Kuliner, Ema Cloud Kitchen Permudah Masyarakat Dalam Menikmati Hidangan Asia

Wisata kuliner di Pulau Dewata, Bali dapat dikatakan tidaklah lagi sama seperti dulu mengingat adanya pandemi Covid-19

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Karsiani Putri
Karsiani Putri
Salah satu karyawan tengah menunjukkan beberapa menu yang ditawarkan oleh Ema Cloud Kitchen, Sabtu (10/10/2020) 

Wadahi 5 Tenant Kuliner, Ema Cloud Kitchen Permudah Masyarakat Dalam Menikmati Hidangan Asia

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUNBALITRAVEL.COM, BADUNG- Wisata kuliner di Pulau Dewata, Bali dapat dikatakan tidaklah lagi sama seperti dulu mengingat adanya pandemi Covid-19 sejak beberapa bulan belakangan ini.

Dalam menikmati hidangan ketika di luar rumah pun kini terasa kurang nyaman, sedangkan apabila berada di rumah ataupun hotel, tentu saja tidak semua jenis masakan dapat dimasak sendiri atau tersedia di hotel dalam satu waktu.

Menyikapi hal tersebut, Ema Cloud Kitchen pun menghadirkan inovasi terbarunya, yakni mengantarkan beragam hidangan ke tujuan customer.

Dan ini cocok sekali untuk masyarakat sedang ingin menikmati hidangan Asia atau comfort food karena Ema Cloud Kitchen menghadirkan berbagai pilihan menu dari beragam restoran favorit di Pulau Dewata.

"Ema ibaratnya seperti payung yang mewadahi beberapa tenant dan saat ini kami mewadahi 5 tenant berbeda," ucap
Asst. General Manager Ema Restaurant, Andry Mantouw ketika ditemui di Bali Galleria Shopping World, Jalan By Pass Ngurah Rai, Kuta, Bali.

Andry Mantouw menuturkan bahwa lima tenant tersebut terdiri dari Ema Restaurant yang telah berdiri sejak November 1997 dan kini berusia 23 tahun.

Dan dalam kesempatan tersebut, Ema Restaurant menghadirkan Chinese food legendarisnya, yakni Seeds Eatery dengan menu populer Spicy Basil Nasi Goreng dan Tom Yam Ramen.

Lalu ada tenant I Am Spicy dengan citarasa otentik Manado yang menyajikan Cakalang Fufu Rica, Ayam Kamis Manado dan Sup Brebenon.

Kemudian tenant selanjutnya adalah Pho Thin dengan kombinasi viral Pho dan Cakwe serta ada juga tenant Seniman Coffee Studio untuk memenuhi kebutuhan kafein dengan menu andalan seperti Kopi Susu dan Cold Brew.

Andry Mantouw menyampaikan bahwa saat ini total 16 menu ditawarkan kepada para customer dan tidak menutup kemungkinan kedepannya pihaknya akan menghadirkan menu baru lainnya.

"Influencer dan Blogger yang datang tadi sangat exciting menikmati setiap menu yang ada karena dari Ema sendiri menghadirkan menu-menu yang spesial. Mudah-mudahan ini bisa happening di Bali dan sukses," ungkap Andry Mantouw kepada Tribun Bali.

Adapun harga yang dibandrol, yakni mulai dari Rp 25 ribu sampai dengan Rp 95 ribu dan harga tersebut sudah nett tanpa dikenakan biaya lainnya.

"Customer menjadi lebih mudah dalam mendapatkan menu yang diinginkannya dan semua dalam 1 aplikasi. Aplikasi ini tidak perlu didownload oleh customer dan hanya membutuhkan link saja. Link ini bisa didapat di Instagram Bali Foodie dan Instagram kami sendiri. Dan nantinya dari link itu akan menuju ke katalog menu-menu dari semua tenant," tuturnya pada Sabtu (10/10/2020).

Menurutnya, selama 2 minggu pertama, pihaknya menghadirkan promo free delivery untuk pengiriman dengan jarak 10 km dan apabila lebih dari 10 km, setiap per kilonya akan dikenakan biaya sebesar Rp 1400.

Promo ini sendiri berlaku sampai dengan tanggal 17 Oktober 2020.

Ema Cloud Kitchen sendiri menerapkan kebersihan ketat serta mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

Pihak Ema Cloud Kitchen pun memastikan kesehatan setiap pekerja yang terlibat, sanitasi seluruh perlengkapan, peralatan dan bahan-bahan memasak serta area yang digunakan.

Selain itu, staff juga wajib menjaga jarak aman serta selalu menggunakan masker selama bekerja dan mengantarkan hidangan dalam kemasan yang dijamin keamanannya. (Put)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved