We Love Bali

Trip 12 Program 'We Love Bali' Andalkan Perpaduan Pantai dan Desa Wisata 

Implementasi penerapan CHSE melalui program ‘We Love Bali’ menjadi momentum, menunjukkan bahwa Bali telah melakukan langkah-langkah penerapan protokol

Istimewa
Suasana saat peserta berpose di Nusa Penida dalam agenda We Love Bali dan mengecek penerapan CHSE. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, A A Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Implementasi penerapan CHSE melalui program ‘We Love Bali’ menjadi momentum, menunjukkan bahwa Bali telah melakukan langkah-langkah penerapan protokol CHSE dengan bersungguh-sungguh, didukung masyarakat (komunitas), akedemisi, pengusaha, dan media.

“Intinya, implementasi penerapan CHSE sangat penting menunjukkan bahwa Bali sebagai destinasi wisata internasional. Sungguh-sungguh berkomitmen dan mampu menerapkan protokol kesehatan,” kata  Putri Kesuma, panitia We Love Bali, dalam rilis Selasa (13/10/2020).

Putri yang juga dari PT Bintang Nusantara MICE ini, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi terhadap penerapan protokol CHSE di daya tarik wisata (DTW) dan desa wisata. Termasuk, melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan di hotel tempat menginap dan DTW yang dikunjungi dengan mengisi form cek list CHSE.   

Seperti diketahui, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemparekraf) bersama Dinas Pariwisata Provinsi Bali, dan stakeholder menggelar program ‘We Love Bali’, dengan melakukan promosi mengunjungi daya tarik wisata dan desa wisata di Bali. Sekaligus sosialisasi protokol kesehatan bidang pariwisata. Program pemulihan pariwisata bertajuk ‘We Love Bali’ ini melibatkan 4.400 peserta.

Agenda We Love Bali, yang melibatkan 4.400 peserta nanti akan dibagi dalam kelompok kecil terdiri 40 orang. “Tiap kelompok melakukan satu trip (perjalanan) selama 3 hari 2 malam, dengan menginap secara bergiliran di sejumlah kawasan wisata yang ada di Bali,” jelas Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Putu Astawa beberapa waktu lalu.

Program ‘We Love Bali’ akan digelar selama 2 bulan, Oktober-November 2020 mendatang. Program ‘We Love Bali’ melibatkan 4.400 peserta dari kalangan dosen, guru, mahasiswa, ASN, karyawan perusahan swasta, karyawan usaha pariwisata, Pokdarwis, komunitas hobi, fotografer dan lainnya.

Peserta akan mendapatkan fasilitas, berupa akomodasi selama 2 malam di hotel atau homestay yang ditetapkan panitia, konsumsi, transportasi, tiket masuk DTW, biaya rapid test, dan perlengkapan lainnya. Putri Kesuma mengatakan, trip pertama program ‘We Love Bali’ini. Adalah program 12, trip 1 program ke Nusa Penida (Klungkung) dan Tabanan 9-11 Oktober 2020. 

Program 12, trip 1 ke Nusa Penida pada 9- 11 Oktober 2020 ini dimulai dari Sanur- Nusa Penida-Nusa Lembongan -Sanur. “Peserta berangkat dari Sanur ke Nusa Penida, serta menginap semalam di Nusa Penida,” sebutnya. Kebanyakan obyek yang dikunjungi adalah pantai yang indah seperti Pantai Kelingking, Angel,s Billabong, Broken Beach, dan Cryastal Bay.

Keesokannya, terus menuju Nusa Lembongan dengan obyek pantai seperti Diamond Beach, Atuh Beach, Jembatan Kuning, dan lain sebagainya. Lalu lanjut menginap di Nusa lembongan. “Jadi ada kombinasi menginap di Nusa Penida dan Lembongan,” ujarnya.  Sedangkan program 12 trip, 1 tanggal  9- 11 Oktober 2020 yang ke Tabanan rutenya yakni Denpasar – Marga – Megati – Tanah Lot - Kediri –Denpasar.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved