Luh Muani Academy

Selama Pandemi Covid-19, LMA Hadirkan Kelas Online Hingga Produksi Film Pendek

Semenjak Pandemi Covid-19, Luh Muani Academy (LMA) menghadirkan berbagai terobosannya dalam mengedukasi para peserta didiknya.

Istimewa
Foto bersama antara Mentor LMA beserta peserta didik LMA 

Selama Pandemi Covid-19, LMA Hadirkan Kelas Online Hingga Produksi Film Pendek 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALITRAVEL.COM, DENPASAR- Semenjak Pandemi Covid-19, Luh Muani Academy (LMA) menghadirkan berbagai terobosannya dalam mengedukasi para peserta didiknya. 

LMA sendiri dibentuk oleh Ryan, Evi serta Pande Dwi dan LMA mewadahi bakat anak muda seperti modeling, MC, hingga public speaking.

Dari LMA inilah telah banyak lahir Duta-duta seperti Duta Pariwisata, Duta Genre hingga Duta Asbest. 

Mentor Public Speaking LMA, Ryan Indra Darmawan menuturkan bahwa sejak pertengahan Mei 2020 pihaknya menghadirkan kelas online hingga private class guna meminimalkan kerumunan dan keramaian. 

Private class itu sendiri hanya diperuntukkan untuk kelas MC, public speaking serta kelas ini hanya boleh diikuti oleh 3 orang. 

"Di new normal ini kami menghadirkan kelas yang menerapkan protokol kesehatan. Kelas reguler ini diikuti 15 peserta dan kami juga membuat video protokol kesehatan," ujar Ryan Indra Darmawan.

Ryan Indra Darmawan juga menuturkan bahwa pada beberapa waktu lalu pihaknya juga memproduksi film pendek yang berjudul 'Influce Man!' dan film ini diikutkan dalam lomba film dengan tema Pemuda di masa pandemi. 

"Di saat itu, situasi pandemi di Indonesia sedang kacau-kacaunya terlebih lagi semenjak adanya teori konspirasi dari beberapa pihak influencer atau artis tanah air. Sutradara merasa gelisah dengan bagaimana masyarakat yang pada saat itu mudah terbawa arus informasi dengan landasan fans dari tokoh yang mereka kagumi. Sementara informasi ini sangat berbahaya di masa pandemi. Bagi sutradara, ini bisa menjadi sebuah topik yang bisa diceritakan secara satir dan komedi terhadap masyarakat yang menonton," ujar director Film Influce Man!, Crisna Evan. 

Ia juga menyebutkan bahwa film pendek ini merupakan kritik sosial dan pihaknya juga ingin tetap aktif dalam memproduksi film di Indonesia mengingat di masa pandemi, produksi film pendek Indonesia menjadi turun drastis dan membuat film daring atau adegan di dalam zoom call menjadi tren. 

Baik Ryan Indra Darmawan maupun Crisna Evan berharap agar melalui film pendek ini, masyarakat bisa menjadi lebih selektif dalam menerima dan memilah sebuah informasi. (PUT)  

Ikuti kami di
Penulis: Karsiani Putri
Editor: Karsiani Putri
Sumber: Tribun Bali
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved