Jajanan Pasar Festival

Warunk Cuci Mata Gelar Jajanan Pasar Festival Sebagai Bentuk Keperdulian Terhadap UMKM

Warunk Cuci Mata meneruskan acara ini hingga Minggu (8/11/2020),digelar mulai dari pukul 15.00 Wita hingga 22.00 Wita

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Karsiani Putri
Istimewa
Acara Jajanan Pasar Festival 

Warunk Cuci Mata Gelar Jajanan Pasar Festival Sebagai Bentuk Keperdulian Terhadap UMKM

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALITRAVEL.COM, BADUNG-Melanjutkan suksesnya acara Jajanan Pasar Festival pada periode sebelumnya, Warunk Cuci Mata meneruskan acara ini hingga Minggu (8/11/2020).

Acara ini sendiri digelar mulai dari pukul 15.00 Wita hingga 22.00 Wita. 

Selain animo pengunjung yang cukup baik akan bazaar makanan ini, manajemen dari Grand Istana Rama Hotel juga ingin memberikan kesempatan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) untuk dapat memasarkan produk makanannya di lokasi strategis area Pantai Kuta, Badung, Bali.

"Kami ingin memberikan kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk memasarkan dan mengenalkan produknya. Harga sewa tempat juga sangat terjangkau hanya untuk menutup biaya operasional dan biaya promosi acara, yang pada akhirnya juga untuk kepentingan tenant sendiri. Kami berharap dapat sedikit berperan untuk membantu dan menggerakan perekonomian di masa pandemi ini," ujar General Manager Grand Istana Rama Hotel, Adi Soenarno dalam berita pers yang diterima Tribun Bali pada Kamis (5/11/2020).

Ia menjelaskan daftar tenant yang berpartipasi dalam acara tersebut dapat dilihat melalui Instagram Warunk Cuci Mata.

 Selain diisi oleh tenant-tenant penjual makanan, acara ini dimeriahkan juga dengan penampilan live music, bartender flair, dan games yang tentunya menghibur bagi pengunjung kala menikmati makanan sambil merasakan suasana di area Pantai Kuta, Badung, Bali.

Bazaar makanan ini juga digelar tetap dengan protokol kesehatan dimana semua penjual diwajibkan mengenakan masker dan menjaga kebersihan tangan. 

Selain itu juga dilakukan pengukuran suhu terhadap pengunjung yang datang. 

Fasilitas cuci tangan dan hand sanitizer juga tersedia di Warunk Cuci Mata. 

Jumlah meja dan tempat duduk juga dibatasi untuk tetap dapat menjaga jarak. 

Menurut Adi Soenarno dngan protokol kesehatan yang dijalankan, pengunjung bisa makan tanpa merasa khawatir.

Ia menambahkan bahwa pihak Manajemen Grand Istana Rama Hotel berharap dapat memberikan sedikit kontribusi bagi para pelaku UMKM dan mengambil peranan sehingga perekonomian Bali dapat bangkit. (Put)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved