Patal Kikian Villas

Sidemen Adventure, Tawarkan Petualangan Seru Alam dan Explore Desa Wisata

Selain menikmati keindahan dan fasilitas Patal Kikian Villas, dengan panorama langsun

Penulis: Anak Agung Seri Kusniarti
Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Istimewa/Doc Pribadi Patal Kikian Villas
Pemandangan Bukit Cemara di kaki Gunung Agung, saat berpetualang menggunakan Jimny bersama Sidemen Adventure. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Anak Agung Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM – Selain menikmati keindahan dan fasilitas Patal Kikian Villas, dengan panorama langsung Gunung Agung. Manager Patal Kikian Villas, Made Semadi Putra, juga memberikan informasi bahwa ada atraksi hiburan berupa petualangan. Bertajuk Sidemen Adventure, atraksi wisata ini telah digagas sejak 2019.

“Namun baru benar-benar dirilis belum lama ini, karena kami masih mencari review dari tamu, kami ingin masukan dari tamu, setelah itu baru rilis. Kebanyakan review dari tamu positif, jadi mereka suka dengan adventure yang ada di sini,” jelasnya kepada Tribun Bali, Senin (23/11/2020) di Sidemen, Karangasem.

Petualangan yang dimaksud, dengan naik mobil berupa Suzuki Jimny 4x4 yang telah dimodifikasi untuk adventure. Rute petualangan, start dari villa kemudian menelusuri sungai dan naik ke jalan setapak menuju Bukit Surga di Jungutan. Bisa juga ke Bukit Cemara, yang lebih dekat di bawah kaki Gunung Agung.

Sepanjang mata memandang, kedua bukit ini menawarkan panorama luar bisa. Terutama Bukit Cemara, karena bisa melihat Gunung Agung lebih dekat. “Setelah menikmati panorama bukit, tamu diajak turun ke Tukad Lahar melihat area sungai lahar,”sebutnya. Setelah puas, perjalanan berlanjut ke daerah Sibetan untuk eksplore desa wisata. Tamu akan diajak melihat cara pembuatan balinese wine, atau dengan nama lokal tuak.

“Kami juga ajak tamu main ke rumah warga, melihat agro wisata terutama perkebunan salak. Lanjut ke tempat pemandian umum yang lumayan besar. Di sana ada pancorannya, dan setelah itu baru perjalanan balik ke villa,” ujar Made, sapaan akrabnya.

Petualangan dengan rute Bukit Surga dan Cemara, adalah rute long track. Sedangkan untuk short track, ia menyiapkan rute lainnya. Yakni dari villa perjalanan menuju ke Sidemen area, menjelajahi keindahan desa dan destinasi di sana.

Trek pendek itu, dengan mengunjungi sungai di area Sidemen. Sungai dengan bebatuan besar, dan air deras nan segar yang mengalir hingga ke Tukad Unda, Klungkung. “Setelah itu, baru ke jembatan kuning, yang merupakan peninggalan Belanda,” katanya. Jembatan ini, berwarna kuning dan hanya bisa dilewati satu motor saja.

Perjalanan dilanjutkan ke pengarajin tenun yang ada di sana. Melihat hasil karya tenun asli Sidemen, Karangasem, yang indah. Lalu tamu diajak melihat hamparan persawahan dengan latar belakang bukit hijau nan cantik. “Mobil yang kami gunakan khusus adventure, dan open kabin jadi tamu bisa menghirup udara segar pedesaan,” jelasnya.

Saat ini mobil yang tersedia masih dua unit, dan mungkin akan ditambah ke depan seiring meningkatnya permintaan turis untuk berpetualang. Promosi pun terus dilakukan, melalui media sosial dan di rekanan travel agent. Ia berharap dengan atraksi wisata ini, bisa memberdayakan UMKM dan masyarakat lokal. Sehingga lambat laun bisa menjadi mata pencaharian baru, bagi warga lokal.

“Kami juga ada kunjungan ke rumah warga, jadi setiap rumah yang dikunjungi ada donasi yang diberikan,” katanya. Ia berharap, pandemi bisa segera teratasi dan airport bisa kembali dibuka untuk turis asing. Harapan lainnya, pemerintah bisa memberikan perhatian lebih bagi Bali, yang sangat terdampak oleh pandemi virus Covid-19 ini. (ask)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved