Konsumsi Energi Pertamina

Catatan Konsumsi Energi Pertamina Selama Periode Natal dan Tahun Baru

Konsumsi energi khususnya Bahan Bakar Minyak (BBM) mengalami penurunan selama periode Natal 2020 dan Tahun Baru 2021

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Karsiani Putri
Istimewa
Catatan Konsumsi Energi Pertamina Selama Periode Natal dan Tahun Baru, Terjadi Penurunan Di Empat Wilayah 

Catatan Konsumsi Energi Pertamina Selama Periode Natal dan Tahun Baru

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALITRAVEL.COM, DENPASAR- Konsumsi energi khususnya Bahan Bakar Minyak (BBM) mengalami penurunan selama periode Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di empat wilayah layanan Pertamina Marketing Region Jatimbalinus, yakni Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Tim Satuan Tugas (Satgas) Natal dan Tahun Baru (Nataru) Pertamina yang mulai aktif dari tanggal 7 Desember 2020 sampai dengan tanggal 10 Januari 2021 kemarin mencatatkan penurunan yang hampir merata di seluruh provinsi tersebut.

Executive General Manager (EGM) Pertamina Marketing Region Jatimbalinus, C.D. Sasongko menyatakan secara keseluruhan konsumsi produk BBM jenis Gasoline, yakni Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo pada masa satgas mengalami penurunan sebesar 5 persen, rata-rata konsumsi harian pada masa normal, yaitu Januari - November 2020 sebanyak 16.900 Kilo Liter (KL) per hari turun menjadi 16.100 KL per hari.

"Jika dibandingkan dengan data konsumsi masa Satgas Nataru Pertamina sebelumnya (Tahun 2019/2020, red), BBM jenis Gasoline juga turun lebih jauh lagi sebesar 15 persen," tambah C.D. Sasongko. 

Untuk produk BBM jenis Gasoil, yaitu BioSolar, Dexlite dan Pertamina Dex) hasil catatan Tim Satgas juga turun 11 persen, dari rata-rata konsumsi harian normal 7.500 KL perhari menjadi 6.600 KL per hari. 

Jika dibandingkan dengan data periode yang sama tahun lalu rerata konsumsi harian ini turun sebesar 17 persen.

"Ini menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat sudah banyak yang memilih untuk mematuhi protokol kesehatan dan melakukan tindakan preventif pencegahan penyebaran COVID-19, dengan tidak melakukan perjalanan mudik atau berpergian untuk rekreasi selama Natal dan Tahun Baru," ujar C.D. Sasongko dalam siaran persnya pada Rabu (13/1/2021). 

Berlainan dengan catatan konsumsi produk BBM Gasoline dan Gasoil, menurut C.D. Sasongko, konsumsi bahan bakar pesawat udara, Avtur mengalami peningkatan sebesar 13 persen dibanding rata-rata harian normal dari 910 KL per hari menjadi 1.030 KL per hari.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved