Berita Karangasem

Penambahan Ferry Padang Bai ke Nusa Penida Belum Ada Kejelasan

Rencana penambahan armada ferry tujuan Pelabuhan Padang Bai, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem menuju Nusa Penida, Klungkung

Editor: Dwisuputra
tribun bali/SaifulRohim
Kapal Ferry saat akan menyandar di Pelabuhan Padang Bai, Kecamatan Manggis, Karangasem, Jumat (25/12/2015). 

Laporan Reporter Tribun Bali, Saiful Rohim

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Rencana penambahan armada ferry tujuan Pelabuhan Padang Bai, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem menuju Nusa Penida, Klungkung hingga kini belum menemukan kejelasan.

Kantor Kesyahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padang Bai dan Dishub Klungkung belum memutuskan.

Kepala KSOP Padang Bai, Ni Putu Eka Suyamin, menjelaskan, rencana Pemerintah Kabupaten Klungkung serta KSOP Padang Bai belum ada keputusan bersama.

Kemungkinan dari Pemerintah Klungkung, pengelola Dermaga Pelabuhan Nusa Penida, masih mengkaji rencana penambahan armada ferry.

Baca juga: Menteri BUMN Pastikan Kesiapan PLN Dukung Era Kendaraan Listrik

"Dulu kita pernah rapat bersama dengan Dinas Perhubungan Klungkung membahas terkait penambahan armada ferry tujuan Padang Bai menuju Nusa Penida."

"Sayangnya hingga kini blum ada tindak lanjutnya,"ungkap Ni Luh Suyasmin, Jumat (15/1/2021).

Suyasmin sapaannya berjanji akan segera menindaklanjuti rencana tersebut.

Mengingat ada dorongan dari penumpang untuk menambah armada ferry ke Nusa Penida, Klungkung.

Ditambah adanya keinginan investor untuk pindah trek penyebrangan dari Pulau Jawa ke Pelabuhaan Nusa Penida.

Jumlah penumpang Padang Bai ke Nusa Penida yang membawa kendaraan lumayan banyak tiap hari, capai puluhan unit.

Saat ini armada ferry yang  melayani penumpang dari Padang Bai ke Nusa Penida hanya 1 unit, KMP Nusa Jaya Abadi.

Seandainya dalam perbaikan, otomatis tak ada yang operasi

"Seperti bulan kemarin, KPM Nusa Jaya Abadi rusak, sehingga tak ada ferry beroperasi. Sedangkan  penumpang yang akan ke Nuda Penida terus ada perharinya."

"Penambahan kapal ferry sangat dibutuhkan  untuk menyeimbangi lonjakan penumpang ke Nusa Penida,"jelas Ni Luh Putu Eka Suyasmin.

Baca juga: Permudah Pembiayaan Anggota, DPD REI Bali Resmi Rilis Koperasi

Untuk diketahui, penumpang yang hendak ke Nuda Penida sebagian memakai jasa fastboat lantaran jasa ferry hanya satu unit.

Biasanya mereka naik fastboat di sekitar Pelabuhan Kusamba, Klungkung.

Di Pelabuhan Sanur, Denpasar, serta di Dermaga Rakyat Pelabuhan Padang Bai, Kecamatan Manggis.

Sedangkan untuk kapal LCT pengangkut barang dari Pelabuhan Padang Bai menuju Nusa Penida ditambah menjadi armada. Yakni Kapal LCT Arjuna dan Kapal LCT Bima.

Penambahan tersebut dilakukan lantaran jumlah kendaraan ke Nusa Penida meningkat tiap hari, seperti angkutan barang sembako. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved