Destinasi

Lama Tidak Beroperasi, Fasilitas di Obyek Wisata Hutan Mangrove Denpasar Bali Mulai Alami Kerusakan

Fasilitas pada Obyek Wisata Hutan Manggrove yang berada di Jalan By Pass Ngurah Rai, Pemogan, Denpasar Selatan mulai mengalami beberapa penurunan. 

(Tribun Bali/Rizal Fanany)
Agus Santoso, polisi hutan mengecek kerusakan tempat untuk pejalan kaki di kawasan Hutan Mangrove, Denpasar, Selasa 26 Januari 2021. Sejumlah fasilitas di Objek wisata Hutan Mangrove mengalami kerusakan disebabkan selama pandemi tidak beroperasi. 

Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Fasilitas pada Obyek Wisata Hutan Mangrove yang berada di Jalan By Pass Ngurah Rai, Pemogan, Denpasar Selatan mulai mengalami beberapa penurunan fungsi.

Diketahui sebelumnya obyek wisata ini telah ditutup pada Bulan Februari 2020 lalu mengikuti imbauan dari Pemerintah dikarenakan pandemi Covid-19.

Sudah hampir setahun tidak beroperasi, beberapa fasilitas yang terdapat di dalam Obyek Wisata Hutan Mangrove seperti tracking (tempat berjalan) yang terbuat dari kayu ulin serta beberapa tempat istirahat sudah mulai mengalami penurunan fungsi atau rusak. 

Ketika dikonfirmasi, I Ketut Subandi Kepala UPTD Ngurah Rai mengatakan aset obyek wisata Hutan Mangrove ini adalah milik Kementrian Kehutanan, sedangkan yang melakukan pengurusan serta kegiatan operasional pada obyek wisata Hutan Mangrove adalah perusahaan Tirta Rahmat Bahari.

Namun untuk membenahi fasilitas yang sudah mulai rusak pada Hutan Mangrove ini cukup sulit karena terdapat beberapa aturan ketika akan menggunakan dana APBD untuk perbaikan fasilitas. 

Agus Santoso, polisi hutan mengecek kerusakan tempat untuk pejalan kaki di kawasan Hutan Mangrove, Denpasar, Selasa 26 Januari 2021. Sejumlah fasilitas di Objek wisata Hutan Mangrove mengalami kerusakan disebabkan selama pandemi tidak beroperasi. (Tribun Bali/Rizal Fanany)
Baca juga: Di Tengah Pandemi, Mbah Roni Cari Kerang di Hutan Mangrove, Sehari Hasilkan Rp 60 Ribu

Baca juga: Desa Perancak Jembrana Miliki Ekowisata Hutan Mangrove

Baca juga: Bupati Giri Prasta Temui Kelompok Nelayan Wanasari Tuban, Ajak Masyarakat Lestarikan Mangrove

"Untuk sementara ini perbaikan fasilitas-fasilitas yang mulai rusak pada kawasan objek wisata Hutan Mangrove menggunakan dana CSR dari perusahaan PT. Tirta Rahmat Bahari. Sehingga fasilitas-fasilitas yang rusak dibenahi dengan apa adanya," jelasnya pada, Selasa (26 Januari 2021). 

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: novianawindri
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved