Travel

5 Tips Solo Travelling, Siapkan Mental Hingga Cari Informasi Tempat Ibadah

Apabila kamu kurang nyaman untuk menghabiskan waktu sendirian, tetapi malah ingin mencoba piknik sendiri, kamu bisa cari tempat yang luas.

Editor: novianawindri
istimewa
foto-ilustrasi-wisatawan-akan-pergi-travelling 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Piknik sendirian atau solo travelling apa salahnya?

Beberapa faktor justru lebih menguntungkan jika melakukan solo travelling lho Tribunners.

Jika piknik sendirian atau solo travelling, maka wisatawan bisa lebih fleksibel dalam mengatur jadwal dan lebih bisa menikmati me time.

Namun, tentu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika hendak melakukan piknik seorang diri.

Rizaldy Yusuf (29) asal Tangerang yang sudah beberapa kali melakukan piknik sendiri, membagikan pengalaman dan tipsnya.

Berikut ini adalah 5 tips bagi kamu yang ingin piknik sendiri atau solo travelling:

• Kasus Covid-19 Meningkat & Ada PPKM Jawa-Bali, Travel Bubble yang Telah Direncanakan Terancam Batal

• VIRAL Bule Cewek Jualan Mi Ayam Bakso, Banting Setir Setelah Bisnis Travel Seret Akibat Pandemi

• Sepanjang Kajian Kesehatan dan Ekonomi Layak, Pemprov Bali Setuju dengan Kebijakan Travel Bubble

1. Siapkan mental Bagi orang-orang yang ingin piknik sendiri

Zaldy (sapaan akrab Rizaldy Yusuf) menyarankan untuk mempersiapkan mental terlebih dahulu.

“Yang pertama harus disiapin itu nyali,” kata dia yang memang gemar piknik sendiri kepada Kompas.com, Selasa (3/11/2020).

Menurut Zaldy, mental harus disiapkan lantaran ada kemungkinan seseorang merasa tekanan saat mengeluarkan makanan dan duduk di tempat ramai.

Mulai dari pemikiran bahwa seseorang itu terlihat menyedihkan, hingga apakah ada yang memperhatikannya sedang piknik sendiri atau tidak.

Menurutnya, tidak semua orang merasa nyaman menikmati waktu sendiri.

2. Cari tempat yang luas

Apabila kamu kurang nyaman untuk menghabiskan waktu sendirian, tetapi malah ingin mencoba piknik sendiri, kamu bisa cari tempat yang luas.

“Cari tempat yang luas dan gak terlalu ramai. Biar gak terlalu kerasa dikelilingi orang banyak dan gak malu,” ujar Zaldy.

3.  Jaga konsumsi makanan dan minuman

Tips selanjutnya berhubungan dengan toilet.

• Menparekraf Siapkan Program Book Now Travel Later untuk Pemulihan Pariwisata, Seperti Apa?

• Terdampak SE Gubernur Bali, 20 Travel Agent Batal ke Danu Beratan

• Begini Kata Asosiasi Travel Agent soal SE Gubernur Bali Wisatawan Masuk Bali Wajib Swab Test

Menurut Zaldy, toilet di tempat umum terkadang terasa kurang nyaman.

Bisa karena jaraknya terlalu jauh dari tempat duduk yang dipilih, kurang bersih, atau terlalu ramai.

Apabila tidak ingin repot bolak-balik harus ke toilet, Zaldy menyarankan agar wisatawan menghindari makanan atau minuman yang membuat kerap ingin buang air kecil atau buang air besar.

4. Gunakan pakaian yang nyaman

Sebelum hendak piknik ke tempat tujuan, pastikan bahwa kamu menggunakan pakaian yang nyaman.

Terlebih jika waktu pikniknya adalah siang atau menjelang sore hari.

Pakaian hendaknya juga disesuaikan dengan lokasi tujuan piknik.

Jika tujuan piknik adalah daerah bersuhu dingin, kenakan pakaian hangat, begitu pula sebaiknya.

• Begini Kata Asosiasi Travel Agent soal SE Gubernur Bali Wisatawan Masuk Bali Wajib Swab Test

5. Cari informasi tempat ibadah

Bagi wisatawan Muslim yang waktu pikniknya dekat dengan waktu beribadah, Zaldy mengimbau agar mereka mencari informasi seputar tempat ibadah terdekat.

“Sebelum berangkat, cek dulu di Google Maps ada masjid atau tidak di dekat tempat tujuan. Ini buat jaga-jaga kalau di tempat piknik gak ada mushala,” imbuh dia.

Pada masa pandemi seperti saat ini, pastikan saat piknik tetap melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan tidak bepergian jika demam atau suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celsius.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved