Destinasi

Potret Terkini Kawasan Wisata Kuta & Legian Bali Yang Mati Suri Kala Pandemi

Terutama di kawasan Legian street dan Pantai Kuta yang menjadi pusat pariwisata kini tak terlihat lalu lalang kendaraan, kemacetan, hingar bingar, gel

Editor: novianawindri
Tribun Bali/Rizal Fanany
Suasana Jalanan Pantai Kuta 

TRIBUNBALI-TRAVEL.COM, MANGUPURA - Hampir satu tahun lamanya pandemi menerpa Bali. Pulau dewata 90 persen bergantung pada sektor pariwisata. 

Penyebaran virus covid -19 yang tak terkendali ini membuat semua lini ekonomi di Pulau para Dewa ini seakan mati. 

Terutama di kawasan Legian street dan Pantai Kuta yang menjadi pusat pariwisata kini tak terlihat lalu lalang kendaraan, kemacetan, hingar bingar,gelak tawa dan keramaian wisatawan mancanegara maupun domestik. 

Ditambah lagi di kawasan Poppies ll yang terkenal dengan sebutan kampung Bule.

Hampir semua toko, hotel, mini mart, resto n Bar hingga penjual pernak-pernik khas bali tutup. Beberapa kondisi bangunan juga terlihat tak terawat. 

Suasana Jalanan Pantai Kuta
Suasana Jalanan Pantai Kuta (Tribun Bali/Rizal Fanany)
Suasana Jalanan Pantai Kuta
Suasana Jalanan Pantai Kuta (Tribun Bali)
Suasana Jalanan Pantai Kuta
Suasana Jalanan Pantai Kuta (Tribun Bali)
Suasana Jalanan Legian
Suasana Jalanan Legian (Tribun Bali)

Hanya terlihat sekawanan anjing dan lalu lalang kendaraan warga sekitar. 

Sore menjelang malam, kawasan ini dulunya semakin ramai, tapi saat ini semakin malam semakin sepi dan tak ada aktifitas apapun. 

Bencana dan tragedi dulu juga pernah melumpuhkan Bali, seperti Bom Bali dan Gunung Agung Erupsi nmun perlahan tapi pasti sektor pariwisata pulih kembali. 

Kini bencana itu kembali bernama pandemi, pemerintah kebingungan mengatasi, kebijakan pemerintah pusat seperti PSBB dan PPKM tak kunjung menekan angka kasus positif covid-19 malah diterapkanya PSBB dan PPKM di Jawa-Bali kasus covid-19 semakin meninggi. 

Belum lagi ditambah masalah-masalah lainnya di negeri ini seperti jatuhnya pesawat sriwijaya air, masalah intoleransi, dana bansos dikorupsi, vaksin palsu mulai menghantui dan bencana alam lainnya yang tak bosan menghantam negeri ini. 

Semoga pandemi cepat berakhir dan sektor pariwisata Bali pulih kembali.

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved