Jasa Raharja

Jasa Raharja Bali Gandeng BNN Lakukan Tes Urine Pegawai

PT Jasa Raharja Cabang Bali, mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba di Indonesia. Dengan menggandeng BNN Provinsi B

Penulis: Anak Agung Seri Kusniarti
Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Istimewa/Doc Jasa Raharja
Suasana saat tes narkoba kepada pegawai Jasa Raharja Cabang Bali 

Laporan Wartawan Tribun Bali, A A Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - PT Jasa Raharja Cabang Bali, mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba di Indonesia. Dengan menggandeng BNN Provinsi Bali, menggelar tes urine kepada seluruh karyawan dan tenaga penunjang yang ada di Jasa Raharja Cabang Bali. Tepatnya Minggu, 7 Februari, pukul 07:00 WITA. 

Kepala Cabang PT Jasa Raharja Bali, Dwi Sasono, menyampaikan pelaksanaan tes urine ini merupakan tindak lanjut 'Rencana Aksi Nasional Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika' (RAN P4GN), khususnya dilingkungan Jasa Raharja Cabang Bali.

Yaitu sebagai deteksi dini, penyalahgunaan narkoba sehingga dapat menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba dan para pegawai tetap optimal dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat. 

Dwi Sasono menegaskan, tidak ada toleransi penyalahgunaan narkoba di lingkungan Jasa Raharja. Apabila ada pegawai ataupun tenaga penunjang yang terbukti dalam penyalahgunaan narkoba, maka akan ditindak sesuai aturan yang berlaku.

Pihak BNN Provinsi Bali melalui, I Ketut Suandika, Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Bali, menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT Jasa Raharja yang telah melaksanakan instruksi presiden No. 2 Tahun 2020, tentang P4GN (pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika) melalui tes urine, bagi seluruh pegawai di lingkungan Jasa Raharja Bali.

Tes urine yang dilakukan terhadap seluruh pegawai, yang ada di lingkungan Jasa Raharja baik pegawai maupun tenaga penunjang ini. Menggunakan 6 parameter tes yaitu Metamphitamine (MET), Amphetamine (AMP), Ganja (THC), Morphine (MOP), Cocaine (COC), dan Benzoat (BZO), dari hasil diketahui seluruhnya negative menggunakan narkoba.

Selanjutnya dalam rangka penerapan P4GN,  I Ketut Suandika, menyarankan agar dibuat satuan tugas/relawan anti narkotika dilingkungan Jasa Raharja Bali. Serta turut aktif mengedukasi masyarakat, agar semua peduli dan mampu berperang dengan Narkotika (war on drugs).

Lebih lanjut, Dwi Sasono menegaskan Jasa Raharja berkomitmen terus mendukung pemerintah dalam memberantas dan memerangi penyalahgunaan narkoba. (ask)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved