Destinasi

Rekomendasi 7 Destinasi Wisata di Tejakula, Buleleng, Bali

Hampir di setiap sudut Pulau Bali menawarkan pesona keindahannya yang rasanya tak boleh terlewati. Termasuk menjelajahi Kecamatan Tejakula, Buleleng

Editor: novianawindri
kompas
Wisata budaya di Desa Tua Julah 

TRIBUNBALI-TRAVEL.COM – Kecamatan Tejakula berada di Kabupaten Buleleng Bali atau bagian Utara Pulau Bali.

Hampir di setiap sudut Pulau Bali menawarkan pesona keindahannya yang rasanya tak boleh terlewati.

Termasuk menjelajahi Kecamatan Tejakula, Buleleng Bali.

Sebelum memulai perjalanan, kamu bisa ikuti panduan jalan-jalan di Kecamatan Tejakula dalam satu hari.

Kamu harus sewa motor guna mengantisipasi kemacetan dan perjalanan yang lancar, kamu bisa menyewa motor agar bisa berwisata di Tejakula lebih mudah.

Harga penyewaan motor di sana beragam tergantung dari jenis motor dan perlengkapan yang diberi. Harganya berada di kisaran Rp 60.000 – Rp 200.000, dan ada yang termasuk peminjaman helm atau jas hujan.

Nah, berikut Rekomendasi 7 Destinasi Wisata di Tejakula, Buleleng, Bali yang dilansir dari Kompas.com.

1. Nikmati udara pagi hari di Rumah Pohon

Desa Penuktukan Tejakula memiliki pemandangan alam yang indah.

Panoramanya yang memukau dapat dilihat dari rumah pohon yang ada di Desa Penuktukan.

Gardu pandang tersebut terdiri dari beberapa rumah pohon yang saling terhubung dengan jembatan kayu kecil.

Hampir setiap sudut di gardu pandang tersebut menawarkan pemandangan yang indah.

Mulai dari perkebunan miliki warga setempat, hingga pepohonan rindang yang memenuhi perbukitan.

Rumah pohon di Desa Penuktukan dapat dikatakan sebagai primadona desa tersebut.

Kamu bisa memanfaatkan atraksi wisata yang masih belum diketahui banyak orang untuk menikmati keheningan di sana.

2. Lihat tempat wisata tersembunyi Air Terjun Yeh Mampeh

Setelah menikmati udara pagi hari khas Tejakula di Desa Penuktukan, kamu bisa langsung menuju Air Terjun Yeh Mampeh, juga dikenal dengan Air Terjun Les, di Desa Les.

Dari Desa Penuktukan ke Desa Les jarak tempuhnya hanya 5,3 km menggunakan motor, atau sekitar 15 menit.

Air terjun setinggi sekitar 30 meter tersebut menawarkan pemandangan yang unik. Pasalnya, aliran air tidak akan langsung mencapai kolam.

Namun, air akan terlihat seperti terbang di udara terlebih dahulu.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved