5 Hewan Ini Ternyata Bisa Deteksi Adanya Bencana Alam

Ketika akan terjadi bencana alam, biasanya beberapa hewan menunjukkan perilaku anehnya sebagai pertanda akan terjadi bencana.

Editor: novianawindri
Tribun Bali/Noviana Windri
Kucing 

TRIBUNBALI-TRAVEL.COM – Ketika akan terjadi bencana alam, biasanya beberapa hewan menunjukkan perilaku anehnya sebagai pertanda akan terjadi bencana.

Keyakinan tersebut pun masih terus menurun pada masyarakat dunia masa kini.

Oleh karena bencana alam memiliki dampak yang besar bagi kehidupan manusia, perilaku hewan bisa menjadi indikator untuk mendeteksi akan adanya bencana
Manusia mungkin tidak akan merasakan gejala alam itu jika tak terlihat.

Namun, ternyata hal ini bisa dideteksi melalui perubahan perilaku hewan.

Pasalnya, hewan memiliki insting yang lebih tajam daripada manusia.

Dikutip dari Tribun Travel, berikut 5 hewan yang diyakini bisa mendeteksi bencana alam dengan perubahan perilaku yang ditunjukkan olehnya:

1. Anjing

Anjing memiliki indra perasa yang sangat kuat.

Menurut James Walker, mantan direktur Sensory Research Institute di Florida State University, indra penciuman anjing 10.000 kali lebih baik dari manusia.

Kemampuan anjing yang satu itu bahkan bisa membuat hewan ini merasakan perubahan suhu udara sebelum gempa terjadi.

Biasanya, anjing akan gemetar dan merasakan takut bila akan terjadi bencana alam.

2. Semut merah

Salah satu jenis semut yang bisa mendeteksi gempa adalah semut merah.

Biasanya, semut merah akan mencari makanan di siang hari dan berjaga-jaga di malam hari.

Tetapi, sebelum gempa terjadi perilaku semut merah justru terbalik.

Mereka akan mencari makan di malam hari dan berjaga-jaga di siang hari.

3. Kuda

Kuda sangat sensitif pada perubahan cuaca ekstrem dan pergerakan lempeng bumi.

Saat merasa akan terjadi bencana alam, kuda akan meringkik keras secara terus-menerus.

Sementara, kuda yang tinggal di alam liar akan bergerak panik dan membentuk barisan melingkar.

4. Gajah

Gajah dianggap bisa mendeteksi bencana alam melalui sensor yang ada di kakinya.

Misalnya seperti gempa dan tsunami yang terjadi di Srilanka dan India tahun 2005 lalu, gajah memekikkan suaranya.

Mereka juga berlari dengan liar beberapa saat sebelum terjadi bencana.

5. Kucing

Kucing mengetahui gejala bencana alam melalui indra pendengarannya.

Beberapa hari sebelum bencana alam terjadi, kucing akan lebih mudah stres dan sering mengamuk.

"Kucing dan anjing adalah hewan peliharaan yang bisa bereaksi terhadap gempa kecil. Namun, kucing karena suka berbaring santai sepanjang hari, ia lebih sensitif terhadap getaran," kata Celeste.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved