Dampak Bencana Alam

Dampak Bencana Alam, XL Axiata Pastikan Jaringan Beroperasi Normal

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata), memastikan semua jaringan di sejumlah lokasi yang terdampak bencana alam telah pulih 100 persen. Termasuk di Jabodetabek

Istimewa
Huawei Account Director untuk XL Axiata, Catherine Guan. Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa, dan Group Head Service Operation Management XL Axiata, Waqas Malik. Meninjau salah satu BTS yang terdampak banjir awal pekan ini di Jakarta. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, A A Seri Kusniarti 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata), memastikan semua jaringan di sejumlah lokasi yang terdampak bencana alam telah pulih 100 persen. Termasuk di Jabodetabek, akibat banjir di awal pekan ini.

Dari total sekitar 35 ribu BTS di wilayah Jabodetabek, hanya kurang dari 1 persen sempat terdampak banjir pada 20-22 Februari 2021. Saat ini, jaringan di wilayah tersebut telah sepenuhnya beroperasi dengan normal dan tim XL Axiata di lapangan juga telah memastikan semua infrastruktur yang terdampak banjir dalam kondisi baik.

Jaringan XL Axiata juga telah pulih, di wilayah terdampak banjir besar di Kalimantan Selatan, Jawa Tengah, dan Jawa Barat, demikian juga jaringan yang terdampak gempa di Sulawesi Barat.

Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa, mengatakan sebagian jaringan XL Axiata, di lokasi bencana terdampak pemadaman aliran listrik dan mobilisasi genset sempat tidak bisa lancar karena kondisi medan akibat bencana.

"Hal tersebut terjadi baik yang terlanda banjir atau gempa. Hanya sebagian kecil perangkat yang mengalami kerusakan secara fisik, misalnya terendam air atau akibat gempa," jelasnya dalam siaran pers yang diterima Tribun Bali, Kamis 25 Februari 2021. 

Jadi jika ada BTS di area banjir yang sempat padam, bukan berarti terendam, atau rubuh karena gempa, tetapi karena listrik padam. Berbagai kerja keras dan upaya pencegahan yang dilakukan tim teknis dalam menjaga performa jaringan berhasil menekan jumlah BTS yang terdampak banjir.

Sehingga hanya sekitar 1 persen saja dari total BTS yang ada di Jabodetabek. Beberapa langkah preventif, yang telah dilakukan tim XL Axiata tersebut antara lain berupa relokasi perangkat-perangkat vital ke tempat yang lebih tinggi.

Juga desain ulang penempatan dan pembangunan shelter BTS, di posisi lebih tinggi dari permukaan. Saat banjir tak bisa dihindari, tim teknis juga memastikan ketersediaan daya di BTS-BTS yang terdampak banjir serta menyiapkan portable genset untuk backup BTS-BTS yang terdampak pemadaman listrik.

“Sementara itu, selama banjir melanda, tim di lapangan yang bekerja siang dan malam dengan sigap mendatangi lokasi-lokasi BTS yang terkena banjir maupun yang aksesnya banjir," sebutnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved