Jasa Raharja

Hari Libur, Jasa Raharja Tetap Layani Masyarakat 

Kecelakaan yang merenggut nyawa, kembali terjadi dan kali ini wilayah hukum Polres Klungkung. Kasus kecelakaan tersebut, melibatkan  sepeda motor nopo

Istimewa
Suasana penyerahan santunan kepada ahli waris korban laka lantas oleh petugas Jasa Raharja Cabang Bali. 

DENPASAR, TRIBUN BALI - Kecelakaan yang merenggut nyawa, kembali terjadi dan kali ini wilayah hukum Polres Klungkung. Kasus kecelakaan tersebut, melibatkan  sepeda motor nopol DK-5008 FBA dengan sepeda motor DK-7292-MQ, pada Minggu, 28 Februari 2021 sekitar pukul 00.30 Wita.

Tepatnya di Jalan Raya Gunaksa, Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung. Korban yang Meninggal Dunia adalah pembonceng sepeda motor DK-7292-MQ, bernama I Gede Suardika. Sementara pengendaranya atas nama Ahmad Faisal. Yang mengalami luka-luka dan mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Klungkung.

Kepala Cabang PT Jasa Raharja Bali, Dwi Sasono, menyampaikan bela sungkawa dan prihatin atas kejadian musibah kecelakaan tersebut. Menindaklanjuti musibah ini, Jasa Raharja bersama dengan Unit Laka Lantas Polres Klungkung bergerak cepat. Melakukan pendataan identitas korban dan ahli warisnya, dengan langsung mengunjungi rumah duka di Banjar Sukaduka, Lingkungan Lebah, Semarapura Kangin, Klungkung.

"Dana santunan korban dapat diserahkan langsung, kepada ahli warisnya bernama I Kadek Ardika selaku ayah kandung korban. Sebab korban belum menikah, dengan santunan senilai Rp 50 juta. Melalui transfer ke rekening  ahli waris," sebutnya dalam siaran pers yang diterima Tribun Bali. 

Penyerahan santunan yang dilakukan Jasa Raharja, dalam tempo hanya beberapa jam terhitung dari terjadinya kasus kecelakaan. Ini dapat terlaksana berkat kerjasama dan dukungan yang baik, dari Ditlantas Polda Bali, khususnya Polres Klungkung yang menangani kasus kecelakaan tersebut.

Dwi Sasono menjelaskan, korban terjamin Jasa Raharja dan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16 Tahun 2017. Bagi korban meninggal dunia, ahli waris berhak menerima santunan sebesar Rp 50 juta. Bagi korban yang mengalami luka-luka, dijamin biaya perawatannya di rumah sakit maksimal senilai Rp 20 juta.

Jasa Raharja yang tergabung dalam Group Holding Perasuransian, dan Penjaminan atau Indonesia Financial Group (IFG). Senantiasa berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik, mudah, cepat dan tepat sebagai wujud negara hadir bagi korban kecelakaan alat angkutan umum. Serta korban kecelakaan lalu lintas jalan.

“Jasa Raharja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, senantiasa mengedepankan transformasi digital pelayanan, melalui sistem yang terintegrasi. Sehingga memudahkan kami agar hak masyarakat atas santunan Jasa Raharja dapat diterima dengan cepat dan tepat," ujar Dwi Sasono.

Lebih lanjut, kata dia, Jasa Raharja tidak henti-hentinya mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati di jalan. Serta taat membayar pajak kendaraan bermotor. (ask)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved