Destinasi

Menginap 2 Hari 1 Malam di Jembrana Bali, 13 Destinasi Wisata Ini Bisa Kamu Jelajahi

Terletak di ujung barat pulau Bali, Kabupaten Jembrana memiliki berbagai destinasi wisata yang bisa dikunjungi dan tak kalah dengan destinasi wisata d

Editor: novianawindri
Kolase Tribun Bali
Menginap 2 Hari 1 Malam di Jembrana Bali, 13 Destinasi Wisata Ini Bisa Kamu Jelajahi 

TRIBUN-BALI.COM - Terletak di ujung barat pulau Bali, Kabupaten Jembrana memiliki berbagai destinasi wisata yang bisa dikunjungi dan tak kalah dengan destinasi wisata di tempat lain.

Berbagai macam pilihan tempat wisata menarik tersebut bisa dikunjungi hanya dalam dua hari saja.

Jika berencana untuk berlibur ke Bali dalam waktu dekat dan tertarik untuk menjelajahi Jembrana, simak rancangan perjalanan dua hari satu malam di Jembrana dilansir dari Kompas.com rangkum.

Hari pertama

1. Berburu matahari terbit di Karang Sewu

Pantai Karang Sewu terkenal sebagai tempat wisata yang menyuguhkan pemandangan matahari terbit paling indah di Gilimanuk, Kecamatan Melaya.

Tidak heran jika setiap pagi pantai tersebut kerap dikunjungi wisatawan yang berburu matahari terbit.

Selain matahari, pemandangan alamnya juga tidak kalah indahnya.

Kamu bisa menikmati pemandangan di Pantai Karang Sewu sambil lesehan di bentangan rumput hijau yang luas, atau di jembatan kayu yang menjorok ke laut.

2. Sarapan di Ayam Betutu Men Tempeh

Sebelum memulai kembali perjalanan, kamu bisa sarapan terlebih dahulu di Ayam Betutu Men Tempeh.

Lokasinya di Terminal Lama, Gilimanuk, Kecamatan Melaya. Lokasinya hanya 1,3 km dari Pantai Karang Sewu menggunakan mobil.

Di sana, kamu bisa pilih beberapa hidangan yang telah disediakan seperti Paket Betutu ½ ekor seharga Rp 55.000. Ada juga hidangan tradisional lain yang tidak kalah lezatnya.

3. Jalan-jalan di Teluk Gilimanuk

Usai menyantap sarapan, kamu bisa lanjutkan perjalanan ke Teluk Gilimanuk yang lokasinya berada tepat di depan Pelabuhan Gilimanuk, atau sekitar 600 m menggunakan mobil.

Teluk Gilimanuk memiliki pesona alam yang indah. Sembari menikmati pemandangan laut lepas, kamu bisa duduk santi di gazebo pinggir pantai dan menghirup udara segar di pagi hari.

Di sana, kamu juga bisa foto-foto dengan patung Siwa setinggi 22 m yang dikelilingi oleh taman yang indah.

Ada juga dermaga kayu di Teluk Gilimanuk yang bisa dimanfaatkan untuk berfoto-foto.

4. Lihat kerangka manusia di Museum Manusia Purba Gilimanuk

Setelah berfoto-foto dan bermain di pinggir pantai, kamu bisa berkunjung ke Museum Manusia Purba Gilimanuk yang berjarak hanya 500 m menggunakan mobil dari Teluk Gilimanuk.

Museum tersebut menyimpan kerangka manusia purba Gilimanuk.

Ada juga brang-barang bersejarah lain seperti peralatan sehari-hari, alat untuk berburu, dan alat untuk bercocok tanam.

5. Foto-foto di Kampoeng Palarejo

Selfie Spot Jembrana memiliki sebuah tempat wisata yang mungkin akan dicintai oleh para penggemar selfie yakni Kampoeng Palarejo Selfie Spot.

Tempat wisata itu berlokasi di Jalan Banjar Palarejo, Ekasari, Kecamatan Melaya.

Jaraknya sekitar 22,4 km atau 35 menit menggunakan mobil.

Sejumlah spot kekinian sudah disiapkan oleh pengelola tempat wisata.

Beberapa di antaranya adalah jembatan kayu dan tempat duduk yang dihiasi oleh susunan kayu yang didesain sedemikian rupa agar terlihat menarik.

Ada juga Lorong Rindu, gapura kecil yang terbuat dari susunan kayu dan dihiasi oleh tanaman rambat dan dikelingi oleh tumbuhan hijau.

Makan siang di Pantai Candikusuma Pantai Candikusuma terletak sekitar 8,9 km dari Kampoeng Palarejo Selfie Spot atau sekitar 17 menit menggunakan mobil.

Pantai tersebut terbilang cukup unik karena memiliki banyak sekali ikan kecil.

Hal ini karena pantai tersebut merupakan tempat dua muara Sungai Tukadaya dan Sungai Candikusuma saling bertemu.

Sembari menikmati suasana pantai yang indah, kamu bisa santap siang di Ikan Bakar Padasuka yang terletak di tepi pantai di Jalan Raya Gilimanuk – Negara.

Berbagai hidangan ikan disajikan di sana salah satunya adalah sop ikan.

Setelah makan siang, kamu bisa berwisata di Pantai Candikusuma.

Berbagai kegiatan wisata bisa dilakukan di sana. Mulai dari berfoto-foto di dermaga kayu, mancing, berenang, atau bermain bola di pasir putih.

6. Lihat ratusan bunga mawar di Puncak Mawar

Puncak Mawar merupakan tempat wisata yang terbilang cukup baru.

Lokasinya di Lingkungan Dewasana, Kelurahan Pendem.

Jarak dari Pantai Candikusuma ke Puncak Mawar adalah 21,4 km atau sekitar 41 menit menggunakan mobil.

Pemandangan yang disuguhi tempat wisata tersebut mampu membuat mata terpana.

Wisatawan bisa melihat perbukitan hijau yang dipenuhi oleh pepohonan rindang yang masih asri.

Sembari melihat pemandangan, kamu bisa foto-foto di sebuah replika bunga mawar raksasa.

Ada juga replika pondok kampung The Hobbit dan ayunan di atas bukit.

Tempat wisata tersebut memiliki 748 pohon mawar yang akan terus bertambah seiring berjalannya waktu.

7. Nikmati sore hari di Sungai Gelar

Sungai Gelar terletak di Dusun Gelar Sari, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana.

Dari Puncak Mawar, jaraknya hanya 18,3 km atau sekitar 37 menit menggunakan mobil.

Pada akhir pekan, sungai ini kerap disambangi oleh wisatawan yang terpana akan hamparan perkebunan hijau dan lembahnya yang menarik perhatian.

Sambil menghirup udara segar dari atas jembatan gantung berwarna merah, kamu bisa lihat aliran sungai jernih yang airnya berasal dari pegunungan.

8. Menginap di Medewi Bay Retreat

Setelah seharian berwisata di Jembrana, kamu bisa menginap semalam di Medewi Bay Retreat yang terletak di Jalan Ciwa, Dusun Yeh Kuning, Kecamatan Pekutatan.

Penginapan tersebut menawarkan berbagai tipe kamar yang dibanderol mulai dari Rp 440.000 per malam.

Seluruh tipe kamar sudah termasuk dengan layanan sarapan gratis.

Jika ingin mendapatkan makan siang dan makan malam, setiap tamu bisa membayar biaya tambahan masing-masing seharga Rp 200.000.

Hari kedua

9. Nikmati suasana pagi hari di Pura Luhur Rambut Siwi

Setelah perut kenyang menikmati sarapan pagi di penginapan, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke Pura Luhur Rambut Siwi di Desa Yeh Embang Kangin, Kecamatan Mendoyo.

Jarak dari Medewi Bay Retreat ke sana adalah 12,3 km atau sekitar 17 menit menggunakan mobil.

Pura megah ini terletak di tepi tebing.

Pemandangan yang dapat dilihat di sana adalah lepas pantai yang indah, serta persawahan dan perbukitan yang menakjubkan.

Pura seluas tiga hektar ini memiliki beberapa pura berjumlah sembilan dalam satu kesatuan.

Namun sebelum menjelajahi area pura, kamu harus menggunakan sarung yang sudah disediakan.

10. Main air di Pantai Delod Berawah

Setelah melihat pesona pantai dan perbukitan dari Pura Luhur Rambut Siwi, rasanya kurang asyik jika tidak langsung main di pantai.

Dari sana, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke Pantai Delod Berawah di Kecamatan Mendoyo.

Jaraknya hanya 12,2 km atau sekitar 19 menit menggunakan mobil.

Ciri khas pantai tersebut adalah pasir hitamnya yang diyakini dapat menyembuhkan segala penyakit.

Ombak pantai ini terbilang cukup besar sehingga cocok pagi wisatawan yang ingin berselancar.

Pantai ini tidak dipenuhi oleh batu, bersantai di tepi pantai pun akan terasa lebih nyaman sambil mencari kerang-kerang yang terdampar.

Selain berenang di laut, kamu juga bisa berenang di kolam Tirta Samudra Delod Berawah.

Di sana juga tersedia kolam renang anak-anak.

11. Lihat perbukitan Jembrana di Green Cliff

Setelah puas berenang dan bermain pasir di pantai, tempat wisata selanjutnya yang patut dikunjungi adalah Green Cliff.

Tempat ini terletak di Banjar Bangli, Yeh Embang Kangin, Kecamatan Mendoyo.

Lokasinya 19,3 km dari Pantai Delod Berawah atau sekitar 33 menit menggunakan mobil.

Di sana, kamu bisa melihat perbukitan melalui gardu pandang kayu yang cukup tinggi.

Tidak hanya itu, aliran Sungai Pangkung Jelati pun bisa dilihat dari sana.

Udara sejuk yang mengelilingi tempat wisata tersebut mungkin akan membuatmu betah untuk berlama-lama di sana.

Makan siang di Paon Bali Restaurant Sebelum melanjutkan perjalanan sehabis berwisata di Green Cliff, kamu bisa makan siang dulu di Paon Bali Restaurant.

Tempat makan ini terletak di Jalan Ciwa, Kecamatan Pekutatan.

Jarak dari Green Cliff ke sini adalah 15,2 km atau sekitar 26 menit menggunakan mobil.

Berbagai pilihan makanan tersedia di sana mulai dari hidangan Nusantara, India, hingga Italia dengan kisaran harga mulai dari Rp 20.000.

12. Jalan-jalan di bawah pohon raksasa Bunut Bolong

Melihat pemandangan pohon-pohon berukuran raksasa mungkin merupakan hal yang biasa.

Namun di Bunut Bolong, kamu bisa melewati pohon raksasa karena bagian bawahnya berlubang.

Bunut Bolong berada di Desa Manggisari, Kecamatan Pekutatan.

Jarak dari Paon Bali Restaurant hanya 13,2 km atau sekitar 22 menit menggunakan mobil.

Pohon raksasa yang berlubang ini terletak tepat di tengah jalan dan bisa dilewati oleh dua mobil dalam satu waktu.

Wisatawan kerap berkunjung ke Bunut Bolong untuk berfoto-foto.

Satu hal yang membuat Bunut Bolong terlihat menarik dan memberi aura magis adalah pohon raksasa yang dikelilingi oleh pepohonan rindang di sisi kanan dan kiri jalan.

13. Main air di Air Terjun Juwuk Manis

Setelah puas berfoto-foto di Bunut Bolong, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke Air Terjun Juwuk Manis. Lokasinya berada di Desa Manggisari, Kecamatan Pekutatan.

Jaraknya hanya 11,6 km dari Bunut Bolong atau sekitar 23 menit menggunakan mobil.

Primadona Bali Barat ini kerap dipilih oleh wisatawan yang gemar trekking lantaran jalurnya menurun dan berliku.

Kamu juga harus melewati sekitar 865 anak tangga sepanjang 420 meter perjalanan.

Kendati terdengar melelahkan, namun sepanjang perjalanan kamu akan disuguhi pemandangan perkebunan warga sekitar.

Setibanya di area Air Terjun Juwuk Manis, kamu bisa lihat kemegahan air terjun kembar setinggi sekitar 14 meter yang dikelilingi oleh pepohonan dan tumbuhan hijau.

Pada masa pandemi seperti saat ini, pastikan saat berkunjung tetap melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yaitu dengan mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, serta tidak bepergian jika demam atau suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celsius.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved