BPJamsostek

BPJamsostek Cabang Bali Denpasar Kembali Serahkan Santunan JKM

BPJamsostek Cabang Bali Denpasar, menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada peserta BPJamsostek, Ni Putu Widiastuti. Peserta merupakan anggot

Penulis: Anak Agung Seri Kusniarti
Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Istimewa
Suasana penyerahan santunan kepada ahli waris oleh BPJamsostek Cabang Bali Denpasar. 

DENPASAR, TRIBUN BALI - BPJamsostek Cabang Bali Denpasar, menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada peserta BPJamsostek, Ni Putu Widiastuti. Peserta merupakan anggota DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia Bali, yang terdaftar pada Oktober 2020.

I Putu Wijaya, selaku ahli waris berhak mendapatkan santunan dari program Jaminan Kematian BPJamsostek Rp 42 juta, berdasarkan PP Nomor 82 Tahun 2019.

Kepala BPJamsostek Cabang Bali Denpasar, Mohamad Irfan, mengungkapkan turut berduka atas kepergian almarhum. "Semoga amal ibadahnya diterima di sisi-Nya," jelasnya dalam siaran pers yang diterima Tribun Bali, Kamis 4 Maret 2021.

Irfan mengatakan, bahwa BPJamsostek selalu hadir memberikan manfaat bagi para pekerja. "Santunan yang diberikan kepada ahli waris ini, diharapkan dapat digunakan sebaik-baiknya untuk keberlanjutan hidup keluarga,"ujarnya di sela-sela penyerahan santunan kepada ahli waris di Denpasar.

Mohamad Irfan menyampaikan, ini merupakan momentum bagi DPD HPI agar dapat terus memberikan perlindungan bagi seluruh anggotanya. Dengan mendaftarkan sebagai peserta BPJamsostek. Keberlanjutan masa kepesertaan, agar dapat dijaga.

Sehingga seluruh anggota HPI dapat bekerja dengan tenang, karena sudah terlindungi oleh BPJamsostek. Kontinuitas pembayaran iuran, juga diharapkan dapat dijaga. "Sehingga tidak ada peserta yang tidak mendapatkan perlindungan, karena masa kepesertaannya tidak aktif,"ungkapnya.

Pentingnya program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan BPJamsostek, bagi pekerja informal/bukan penerima upah  (BPU). Serta pekerja formal/penerima upah (PU) sangat penting. Sehingga mewajibkan pemberi kerja, untuk mendaftarkan seluruh tenaga kerjanya.

BPJamsostek yang menyelenggarakan 4 program jaminan sosial, meliputi Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP). "Dan bagi tenaga kerja BPU atau pekerja informal dengan iuran Rp16.800 per bulan (Rp.201.600 per tahun), dapat memperoleh manfaat 2 program jaminan sosial meliputi Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)," sebutnya.

Ketua DPD HPI Bali, Nyoman Nuarta, mengucapkan terima kasih atas santunan yang diberikan kepada anggotanya, dalam hal ini diterima oleh ahli waris. 

“Walaupun santunan ini tidak dapat mengganti kesedihan keluarga yang ditinggalkan, setidaknya dapat membantu keberlanjutan hidup keluarganya," ucapnya. Nuarta juga mengungkapkan, HPI Bali akan terus menjalin kerjasama dengan  BPJamsostek dalam hal kepesertaan.

Sehingga seluruh anggota HPI Bali, tetap mendapat perlindungan dari resiko-resiko pekerjaan. Dengan menjadi peserta BPJamsostek, maka akan ada proteksi bagi pekerja ketika mengalami kecelakaan kerja ataupun meninggal dunia.(ask)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved