Vaksinasi

Pegadaian Aktif Sukseskan Program Vaksinasi Nasional Untuk Lansia

Puluhan pensiunan dan orangtua karyawan PT Pegadaian (Persero), datangi sentra vaksinasi Covid-19 di Istora Senayan, Jakarta. Guna mengikuti program v

Istimewa
Suasana vaksinasi Pegadaian. 

DENPASAR, TRIBUN-BALI - Puluhan pensiunan dan orangtua karyawan PT Pegadaian (Persero), datangi sentra vaksinasi Covid-19 di Istora Senayan, Jakarta. Guna mengikuti program vaksinasi massal yang digelar pemerintah melalui Kementerian BUMN, Kementerian Kesehatan, Pemda DKI dan Indonesia Health Care Corporation.

Ditargetkan tidak kurang dari 5.000 pendaftar akan divaksin, setiap harinya dalam empat bulan ke depan. Kegiatan sentra vaksinasi bersama ini, dilakukan untuk mendorong percepatan program vaksinasi nasional. Hal tersebut dimulai pada Senin 8 Februari 2021, dengan target penyuntikan satu juta vaksin per bulan.

Vaksinasi difokuskan bagi para lansia yang memiliki KTP DKI Jakarta. Percepatan vaksinasi nasional harus dilakukan, demi mewujudkan Indonesia sehat sesegera mungkin.

Dalam kondisi seperti ini, kolaborasi dan sinergi antar lembaga pemerintah dan daerah harus berjalan cepat dan strategis. "Ini momen krusial agar kita semua bisa mempercepat program 'Indonesia Sehat' demi mendukung 'Indonesia Bekerja'. Lansia sebagai yang paling rentan harus didahulukan,” ujar Menteri BUMN, Erick Thohir, dalam siaran pers yang diterima Tribun Bali, Selasa 16 Maret 2021.

Kementerian BUMN menjadi lokomotif, hadirnya sentra vaksinasi bersama ini untuk mempermudah akses bagi publik. Serta mempercepat dan memperluas cakupan vaksinasi program pemerintah. Rencananya sentra vaksinasi Covid-19 akan dilakukan juga di kota-kota lain yang membutuhkan percepatan.

“Sama seperti dilakukan di DKI Jakarta, kami juga akan bekerjasama dengan pemerintah daerah yang membutuhkan percepatan, dan tentunya melibatkan Kementerian Kesehatan,” tambah Erick.

Erick juga menghimbau agar masyarakat  waspada terhadap pemberitaan hoaks yang banyak beredar. Masyarakat diminta tidak langsung cepat percaya, sehingga harus mencari informasi ataupun membaca dari sumber-sumber resmi terlebih dahulu.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Kuswiyoto, menyatakan terus mendukung pemerintah dalam mempercepat laju pemberian vaksin. Hal ini dimulai dengan pendataan pemberian vaksin untuk orangtua karyawan dan pensiunan Pegadaian yang usianya diatas 59 tahun.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian perusahaan, terhadap kesehatan keluarga pegawai dan pensiunan Pegadaian. Serta mendukung penuh program pemerintah menyukseskan 'Indonesia Sehat' dan bebas dari Covid-19.

“Kami bertekad dan konsisten mensukseskan program pemerintah, untuk 'Indonesia Sehat' demi mendukung 'Indonesia Bekerja'. Hal ini sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap karyawan, maupun mantan karyawan sebagai keluarga besar Pegadaian," katanya.

Selain melalui program ini, perusahaan juga tampil sebagai sponsor dalam kegiatan vaksinasi untuk lansia. Salah satu perwakilan orang tua pegawai Pegadaian, Sintong Sitompul (61 tahun) berterimakasih kepada Pegadaian. Karena telah memerhatikan para orang tua pegawai, lansia, hingga pensiunan untuk mendapatkan vaksin terlebih dahulu.

Sintong menambahkan bahwa masyarakat tidak perlu takut, ataupun ragu untuk divaksinasi. Sebab menurutnya tidak ada efek samping, seperti rasa sakit ataupun nyeri sesuai vaksin diberikan. “Setelah vaksin diberikan dan menunggu sekitar 30 menit, saya tidak merasakan sakit, ataupun nyeri. Sehingga masyarakat tidak perlu ragu ataupun takut untuk divaksin," katanya.

Selain itu, pelayanannya bagus, cepat dan tetap memperhatikan protokol kesehatan. (ask)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved