Berita Bali

Bantuan Ramadan, Pegadaian Serahkan Bantuan DKU Untuk Baznas Dan Dompet Sosial Madani Kota Denpasar

PT Pegadaian (Persero) Syariah Gatot Subroto, memberi bantuan donasi dana kebajikan umat (DKU), kepada Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) kota Denpasa

Istimewa
Penyerahan bantuan kepada anti asuhan oleh PT Pegadaian Persero di bulan Ramadan. 

DENPASAR, TRIBUN BALI - PT Pegadaian (Persero) Syariah Gatot Subroto, memberi bantuan donasi dana kebajikan umat (DKU), kepada Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) kota Denpasar.

Dan bantuan DKU untuk DSM (Dompet Sosial Madani), dalam rangka program Ramadan 1442 H. Berupa uang senilai Rp 5 juta, dalam program gerakan program Ramadan 1442 H yang diserahkan langsung Ariyanto, selaku Pemimpin Cabang Gatot Subroto.

Dan diterima langsung Badan Amil Zakat Nasional Kota Denpasar, Feri Hendri. Bantuan ini dalam bentuk uang senilai masing-masing Rp 5 juta. Adapun maksud dari penyerahan bantuan ini, adalah menggalang kepedulian masyarakat melalui peningkatan kualitas lembaga, sumber daya manusia, kerjasma dan pelayanan dan juga mewujudkan masyarakat mandiri.

Serta berkarakter melalui peran pemuda, dengan mengintegrasikan layanan kepedulian dan pemberdayagunaan. Disamping itu PT Pegadaian (Persero), berfoto bersama perwakilan tiga panti asuhan dan LAZ Dasi NTB, usai menyerahkan bantuan  masing-masing senilai Rp 25 juta saat kegiatan safari Ramadan di Hotel Golden Palace. 

PT Pegadaian (Persero), juga menggelar kegiatan Safari Ramadan. Kegiatan itu rutin dilaksanakan PT Pegadaian, dalam rangka berbagi untuk sesama pada bulan Ramadan. Tahun ini, Safari Ramadan dilakukan dengan memberikan santunan kepada anak yatim di tiga panti asuhan dan lembaga amil zakat NTB.

Ini sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan dengan total senilai Rp 100 juta. “Ini kegiatan sosial kemanusiaan yang rutin dilakukan dengan berbagi untuk sesama,” ujar Suryawan, Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Ampenan, dalam siaran pers yang diterima Tribun Bali, Rabu 5 Mei 2021.

Berlangsung di hotel Golden Palace, ketiga panti asuhan mendapatkan masing-masing Rp 25 juta. Yakni  Panti Asuhan Darul Muhibbin NW, Panti Asuhan Asal  Adam Mulajati, dan Panti Asuhan Al-Istiqomah. Serta Rp 25 juta disalurkan untuk Lembaga Amil Zakat (LAZ) Dasi NTB.

Hadir dalam acara tersebut, Direktur Teknolgi Informasi dan Digital sekaligus Direktur Pembina PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar, Teguh Wahyono. Serta Pimwil PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar, Nuril Islamiah. Serta dihadiri juga pejabat teras Kanwil VII Denpasar, dan pemimpin cabang se-Pulau Lombok.

Selain santunan, PT Pegadaian juga menggelar kegiatan tausiah. Diharapkan kegiatan ini, tak hanya meningkatkan kinerja karyawan dan perusahaan tetapi juga pahala di bulan Ramadan. Ada juga sharing sesion dalam rangka menggali informasi dan memotivasi karyawan.

Guna mencari solusi terbaik, dalam mencapai kinerja maksimal untuk masyarakat meski di tengah situasi pandemi. “Kami yakin apapun program yang dibawa Pegadaian untuk masyarakat itu sangat bermanfaat,” ujarnya.

Pandemi tak menjadi penghalang pihaknya, membantu berbagai kegiatan panti asuhan sebagai wadah membangun anak-anak berkualitas. Terbukti dari gelaran tahun ini, yang dikemas amat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Safari Ramadan digelar terbatas.

Ia memastikan, seluruh kegiatan berjalan sesuai protokol pencegahan Covid-19. Mulai dari pembatasan peserta kegiatan, jaga jarak, serta dilakukan Swab test antigen pada seluruh peserta. “3M juga terus kami terapkan sepanjang kegiatan,” tegasnya.

Suryawan menambahkan, Safari Ramadan ini juga merupakan bagian dari literasi untuk makin mengenalkan eksistensi Pegadaian. Pihaknya hadir memberikan program layanan di tengah masyarakat, yang dapat dimanfaatkan sebagai solusi kebutuhan keuangan, baik dari sisi konvensional maupun syariah.

Dari sisi syariah, PT Pegadaian juga meluncurkan program Pegadaian Pembiayaan Haji atau Arrum Haji. Sebagai layanan pembiayaan, untuk mendapatkan porsi haji secara syariah dengan barang jaminan 3,5 gram emas. Tabungan emas atau emas perhiasan yang nilainya setara. Ini tentu menjadi solusi terbaik bagi umat Islam yang ingin menunaikan ibadah haji dengan proses yang mudah dan aman.

“Nanti nasabah Arrum Haji akan diberikan pembiayaan Rp 25 juta, untuk mendapatkan nomor kursi haji,” paparnya. Sementara untuk pembayaran, nasabah bisa memilih limit waktu pengembalian. Mulai dari satu tahun hingga batas maksimum lima tahun. Calon nasabah bisa mendatangi kantor Pegadaian terdekat untuk melakukan pendaftaran. “Nasabah bisa memilih waktu sendiri, sesuai dengan kemampuannya membayar,” imbuhnya. (ask)

Sumber: Tribun Bali

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved