Tenggelam di Gilimanuk, Jasa Raharja Bali Jamin Korban Kecelakaan KMP Yunicee

Kapal Motor Penumpang (KMP) Yunicee, yang melayani rute penyeberangan Ketapang-Gilimanuk dikabarkan tenggelam pada 29 Juni 2021 sekitar pukul 19.06 WI

Penulis: Anak Agung Seri Kusniarti
Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Tribun Bali/Angga
KMP Yunicee terseret arus dan tenggelam di perairan Pelabuhan Gilimanuk, Selasa 29 Januari 2021. 

DENPASAR, TRIBUN BALI - Kapal Motor Penumpang (KMP) Yunicee, yang melayani rute penyeberangan Ketapang-Gilimanuk dikabarkan tenggelam pada 29 Juni 2021 sekitar pukul 19.06 WITA. Proses evakuasi masih terus dilakukan hingga saat berita ini diturunkan. 

Kepala Cabang PT Jasa Raharja Bali, Dwi Sasono, menyampaikan bela sungkawa dan prihatin atas kejadian musibah kecelakaan tersebut. Menindaklanjuti musibah ini, Jasa Raharja langsung bergerak melakukan pendataan terhadap korban kecelakaan KMP Yunice.

Dwi Sasono menegaskan, seluruh penumpang KMP Yunice yang menjadi korban berada dalam jaminan Jasa Raharja. Dan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15 Tahun 2017, bagi korban meninggal dunia, ahli waris berhak menerima santunan sebesar Rp 50 juta.

Sedangkan untuk korban yang mengalami luka-luka, akan mendapatkan biaya perawatan maksimal Rp 20 juta. Jasa Raharja yang tergabung dalam Group Holding Perasuransian dan Penjaminan atau Indonesia Financial Group (IFG), senantiasa berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, mudah, cepat dan tepat.

Sebagai wujud negara hadir bagi korban kecelakaan alat angkutan umum, dan korban kecelakaan lalu lintas jalan. “Jasa Raharja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, senantiasa mengedepankan transformasi digital pelayanan, melalui sistem yang terintegrasi sehingga memudahkan kami agar hak masyarakat atas santunan Jasa Raharja dapat diterima dengan cepat dan tepat," ujar Dwi Sasono, dalam rilisnya. (*)

 

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved