Berikan Workshop Series Gratis, Pertamina Bantu Pengembangan Startup Generasi Muda

Usai mengadakan webinar startup bisnis, sekaligus launching 'Pertamuda' atau Pertamina Muda -  Seed & Scale. PT Pertamina (Persero), kembali mewujudka

Istimewa
Rifky Rahman Yusuf,Manager Non Goverment Stakeholder Relation PT Pertamina (Persero). 

DENPASAR, TRIBUN BALI - Usai mengadakan webinar startup bisnis, sekaligus launching 'Pertamuda' atau Pertamina Muda -  Seed & Scale. PT Pertamina (Persero), kembali mewujudkan komitmen mendukung perkembangan startup di Indonesia, melalui kelas workshop online secara gratis kepada generasi muda mulai 30 Juni 2021. 

“Ini adalah rangkaian program Pertamuda 2021, yang akan diadakan dalam 4 sesi acara. Bertajuk 'Pertamuda Online Workshop Series' bersama praktisi bisnis dan tim Pertamina, sebagai bagian dari upaya  PT Pertamina (Persero)," ujar Rifky Rahman Yusuf,Manager Non Goverment Stakeholder Relation PT Pertamina (Persero), dalam opening online workshop series #1 pagi ini.

Workshop online series #1 diikuti oleh 275 peserta, melalui Zoom dan YouTube. Untuk traffic viewers live YouTube sebanyak 500 orang. Acara berlangsung pada Rabu 30 Juni 2021, sejak pukul 11.00 - 13.00 WITA. Lanjutnya, hal ini merupakan upaya membina sinergi antara dunia industri dan perguruan tinggi, guna tercapainya inovasi dan kemajuan bangsa yang berkesinambungan.

Online workshop series #1 yang berlangsung secara online ini, mengambil topik  'Design Thinking: Membuat Problem Menjadi Bisnis'. Topik ini membahas design thinking, yang merupakan metode atau pendekatan yang digunakan untuk pemecahan masalah, secara praktis dan kreatif dengan fokus utama pada users atau pengguna.

Design thinking ini penting untuk dilakukan, karena keputusan dibuat berdasarkan apa yang benar-benar diinginkan oleh pelanggan. Bukan hanya dari data historis maupun asumsi, sehingga dapat menghasilkan sebuah produk atau layanan yang disukai oleh lebih banyak users.

Setelah itu, rangkaian workshop secara online berlanjut ke 'Online Workshop Series 2' tentang 'Memahami Market dan Menjaring Konsumen' yang akan dilaksanakan pada 5 Juli 2021. Pada materi ini, Pertamina mengajak berbicara tentang marketing funnel. Yaitu alat atau strategi yang akan membantu dalam memvisualisasikan perjalanan pembeli, dari tahap pengenalan produk hingga tahap pembelian.

Pada series ketiga, yaitu tanggal 12 Juli 2021 Pertamina akan membahas topik 'Menemukan Produk yang Sesuai dengan Permintaan Market' tentang value proposition canvas, yaitu sebuah tools yang dapat membantu mengenal lebih dalam, mengenai produk atau jasa, dan apa yang menjadi kebutuhan konsumen.

"Sehingga kita dapat menciptakan value untuk konsumen, sesuai dengan kebutuhan mereka," imbuhnya. Penutup online workshop series, akan membahas topik 'Merancang Sebuah Usaha  dengan Metode BMC' pada tanggal 16 Juli 2021. Topik ini akan mengulas tentang Business Model Canvas (BMC).

Yaitu sebuah alat dalam strategi manajemen, yang digunakan untuk menerjemahkan konsep, konsumen, infrastruktur, maupun keuangan perusahaan dalam bentuk elemen-elemen visual. Dapat dikatakan BMC adalah strategi yang dibuat di awal, untuk menjalankan sebuah bisnis. Model bisnis ini akan mengatur hubungan antara bagian produksi, distributor, hingga ke tangan konsumen.

"Kami melihat minat yang tinggi dalam dunia startup. Dan hampir semua kampus di Indonesia saat ini telah melengkapi diri dengan lembaga inkubasi bisnis bagi mahasiswanya. Sehingga dalam program pembinaan kewirausahaan anak muda ini, Pertamina mengkolaborasikan kampus dengan dunia industri,” tutur Rifky, sapaannya. 

Pada tahap awal saat webinar lalu, Pertamina telah menyebarkan undangan ke 33 kampus PTN di Indonesia untuk mengikuti webinar. Namun untuk kepesertaan Pertamuda Seed and Scale 2021, Pertamina membuka kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia dan tidak hanya sebatas 33 kampus tersebut.


“Saat ini untuk project awal kami baru buka bagi Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia khusus strata 1 atau D4 . Harapan kami dengan rangkaian workshop dan kegiatan kompetisi Pertamuda Seed and Scale 2021 ini, bisa memotivasi kalangan muda berkompetisi untuk menggali kreativitas, inovasi, dan ide terbaik untuk bisnis sektor energi,” tegasnya.


Menurutnya, sektor energi dan lainnya di dunia, sedang mengalami transisi yang sangat cepat. Bukan hanya jenis energinya, tetapi juga mekanisme dan pola kerjasamanya, stakeholder manajemen serta supply chain harus dilakukan transformasi. Dalam ajang Pertamuda ini, akan mempertemukan ratusan mahasiswa dari berbagai PTN, di seluruh Indonesia yang memiliki ide-ide atau gagasan bisnis.

 
Diharapkan generasi terbaik bangsa ini, yaitu  mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia dapat mengikuti dan kemudian dikurasi menjadi 50 terbaik. Lalu kemudian dikompetisikan secara offline di Bali dan bertajuk 'Demoday Pertamuda 2021'.  Tiga terbaik akan mendapatkan modal usaha menjalankan ide bisnisnya masing-masing Rp 100 juta. Pasca 'Demoday Pertamuda 2021', 50 peserta akan dilakukan monitoring selama 10 bulan, untuk memantau perkembangan gagasan bisnisnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved