KMP Yunicee Tenggelam, Jasa Raharja Serahkan Santunan Korban Penumpang Capai Rp 862 Juta

PT Jasa Raharja, menyerahkan santunan secara simbolis kepada penumpang KMP Yunicee yang tenggelam di perairan Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Bali, akhir

Istimewa
Pada Rabu, 4 Agustus 2021, bertempat di Kantor Gubernur Bali. Jasa Raharja secara simbolis menyerahkan santunan kepada tiga perwakilan ahli waris korban KMP Yunicee, yakni Lilik Yulianah yang merupakan ahli waris dari I Made Gunadi. Ni Luh Kadek Sulanta ahli waris dari Wira Sentana. dan Rosi Pujiningsih ahli waris dari Sutarji. 

 

DENPASAR, TRIBUN BALI - PT Jasa Raharja, menyerahkan santunan secara simbolis kepada penumpang KMP Yunicee yang tenggelam di perairan Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Bali, akhir Juni lalu. Total santunan kepada korban penumpang KMP Yunicee, yang telah diserahkan senilai Rp 862 juta.

Pada Rabu, 4 Agustus 2021, bertempat di Kantor Gubernur Bali. Jasa Raharja secara simbolis menyerahkan santunan kepada tiga perwakilan ahli waris korban KMP Yunicee, yakni Lilik Yulianah yang merupakan ahli waris dari I Made Gunadi. Ni Luh Kadek Sulanta ahli waris dari Wira Sentana. dan Rosi Pujiningsih ahli waris dari Sutarji.

Penyerahan santunan secara simbolis ini, dilakukan Direktur Operasional PT Jasa Raharja Member Of IFG, Dewi Aryani Suzana, bersama Direktur SDM Rubi Handojo, dan Direktur Operasional PT Jasa Raharja, Putera Rahmat Slamet.

Didampingi Kepala PT Jasa Raharja Cabang Bali, Dwi Sasono. Turut menyaksikan pada acara tersebut, Kepala Basarnas Bali, Gede Darmada dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, IGW Samsi Gunarta.

“Kami turut berduka cita yang mendalam kepada seluruh penumpang KMP Yunicee, dan pihak keluarganya. Sesuai amanat UU, Jasa Raharja ditugaskan memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat pengguna angkutan umum baik darat, laut, maupun udara. Perlindungan dasar Jasa Raharja, otomatis berlaku kepada masyarakat yang membeli tiket resmi,” jelas Dewi di Denpasar, dalam rilis yang diterima Tribun Bali, Kamis 5 Agustus 2021. 

Lebih lanjut, Dewi menambahkan, Jasa Raharja telah menyerahkan santunan meninggal dunia kepada keluarga ahli waris penumpang lainnya, melalui transfer langsung ke rekening ahli waris penumpang meninggal dunia di enam kota. Yakni Surabaya sebanyak 1 orang penumpang, Banyuwangi 7 orang penumpang, Denpasar 5 orang penumpang, Singaraja 5 orang penumpang, Pamekasan 1 orang penumpang, dan Tasikmalaya 1 orang penumpang.

“untuk korban yang menjalani perawatan di rumah sakit, Jasa Raharja menjamin biaya rawatan sampai dengan maksimal Rp 20 juta. Kami terus berupaya mempercepat pelayanan santunan, sehingga rata-rata santunan dapat diselesaikan dalam kurun waktu 1 hari 14 jam,” sebut Dewi.

Sesuai ketentuan Peraturan Menteri Keuangan RI, Nomor 15 Tahun 2017, sebagai bentuk Perlindungan Dasar Pemerintah setiap penumpang yang menjadi korban. Maka yang meninggal dunia menerima santunan sebesar Rp 50 juta, kemudian bagi korban luka-luka akan mendapat penjaminan biaya perawatan dari Jasa Raharja maksimal hingga Rp 20 juta.

Kemudian bagi korban meninggal tanpa ahli waris, diserahkan santunan biaya penguburan sebesar Rp 4 juta. Berdasarkan data resmi Basarnas, total jumlah penumpang KMP Yunicee tercatat sebanyak 75 orang. Dari total penumpang, sebanyak 24 orang penumpang meninggal dunia, 7 orang penumpang lainnya luka-luka dan 44 penumpang selamat tidak mengalami cedera. (*)

Sumber: Tribun Bali

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved