Dewan Denpasar Harapkan Pemkot Desak Provinsi Bali Buka Pariwisata Minimal Akhir Tahun Ini

Fraksi Golkar DPRD Kota Denpasar berharap agar Pemerintah Kota Denpasar bisa mendesak Pemerintah Provinsi Bali

Editor: Karsiani Putri
Putu Supartika
Sidang Paripurna DPRD Kota Denpasar pada Selasa 24 Agustus 2021 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Fraksi Golkar DPRD Kota Denpasar berharap agar Pemerintah Kota Denpasar bisa mendesak Pemerintah Provinsi Bali agar segera membuka pariwisata saat pandemi Covid-19 melandai.

Hal itu disampaikan saat penyampaian pemandangan umum fraksi pada Sidang Paripurna ke-17 masa sidang ke-11 DPRD Kota Denpasar, Selasa, 24 Agustus 2021 di Ruang Sidang DPRD Denpasar.

“Fraksi Golkar berharap kepada Pemerintah Kota Denpasar bersama stakeholder  pariwisata seperti Asita, ORGANDA, PHRI dan lainnya untuk mendesak Pemerintah Provinsi Bali agar segera membuka pariwisata pada saat pandemi Covid-19 melandai,” kata Anggota DPRD dari Fraksi Golkar yang membacakan pemandangan Fraksi Golkar.

Pihaknya berharap minimal pada akhir tahun ini Bali khususnya Denpasar sudah bisa menerima wisatawan setidaknya untuk wisatawan domestik.

Pihaknya juga meminta Pemkot Denpasar agar menggunakan anggaran sesuai skala prioritas.

“Pengelolaan keuangan dan pengawasan anggaran harus ketat. Agar tidak memudahkan oknum tak bertanggung jawab melakukan praktek KKN dan merusak nama baik lembaga, dan Pemerintah Kota Denpasar,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga meminta Pemkot membantu pemasaran UMKM, ekonomi kreatif masyarakat yang sebelumnya bekerja di sektor pariwisata.

Juga memberikan pelatihan-pelatihan bagi masyarakat terkena PHK atau yang di rumahkan.

“Ini untuk membangkitkan kepercayaan diri masyarakat dan mengurangi tingkat depresi akibat situasi ekonomi saat ini,” katanya.

Dalam bidang sosial, warga miskin, ter-PHK, yang membutuhkan justru tak terdata dengan baik, sehingga pada saat pembagian BLT atau sembako khusus warga tidak mampu dan ter-PHK/dirumahkan justru tak mendapatkan haknya.

“Kiranya perlu disikapi agar tidak menguntungkan oknum tertentu. Yang memanfaatkan kekuasaan,” katanya.

BACA JUGA: Kisah Sri Rintis 'Kripik Biru' yang Populer di Bali, Khas Berbahan Kepala dan Leher Ayam

Sementara itu, dari Fraksi Nasdem-PSI meminta agar Pemkot Denpasar tidak kendor melakukan sosialisasi protokol kesehatan sehingga penularan Covid-19 bisa ditekan.

Dengan menurunnya kasus ini pariwisata di Bali khususnya Denpasar bisa segera dibuka.

BACA JUGA: Meski Pandemi, Pembeli Siberian Husky Tetap Ramai, Bisa Hasilkan Omzet Rp25 Juta Per Bulan

“Jangan kendor melakukan sosialisasi taat melaksanakan protokol kesehatan sehingga penularan Covid-19 semakin bisa ditekan agar pariwisata di Bali khususnya Denpasar bisa dibuka setidaknya untuk wisatawan domestik,” kata Emiliana Sri Wahjuni yang membacakan pandangan Fraksi Nasdem-PSI.

Pihaknya menambahkan pariwisata merupakan salah satu sumber PAD bagi Kota Denpasar yang cukup besar. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved