Made Anggun Wakili Bali Dalam Lomba Tingkat Nasional Tahun 2021, Bawakan Cerita 'I Ceker Cipak'

Ni Made Anggun Esa Putri (10), siswa asal Desa Takmung, Klungkung akan mewakili Provinsi Bali dalam lomba bertutur (bercerita)

Editor: Karsiani Putri
Dok. Pemkab Klungkung
Made Anggun Esa Putri saat bertemu Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, Kamis 27 Agustus 2021. Siswa kelas V SD itu berkesempatan mewakili Bali dalam lomba bertutur tingkat nasional. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- Ni Made Anggun Esa Putri (10), siswa asal Desa Takmung, Klungkung akan mewakili Provinsi Bali dalam lomba bertutur (bercerita) Sekolah Dasar tingkat nasional tahun 2021.

Ia akan membawakan cerita rakyat berjudul 'I Ceker Cipak' dalam perlombaan yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional tersebut.

Made Anggun Esa Putri (10) merupakan anak bungsu dari pasangan I Putu Gede Anom Ariantara dengan Ni Kadek Ayu Suryaningsih Aryawati asal Dusun Takmung Kawan, Desa Takmung.

Ia saat ini tercatat sebagai siswa kelas V di SD N 1 Takmung.

Kepiawaiannya bercerita membuatnya menjadi wakil Provinsi Bali dalam lomba bertutur tingkat nasional tahun 2021.

BACA JUGA: Sebanyak 78 Cakep Lontar Koleksi Museum Semarajaya Dikonservasi Jelang Hari Saraswati

"Nanti saat lomba saya membawakan cerita I Ceker Cipak," ungkapnya saat bertemu Bupati Klungkung,  I Nyoman Suwirta, Kamis 26 Agustus 2021.

Made Anggun Esa Putri bahkan sempat menunjukan kepiawaiannya bercerita di hadapan Suwirta.

Ia menceritakan cerita I Ceker Cipak yang akan dibawakannya saat lomba nanti.

Kepala sekolah SDN 1 Takmung,  I Nyoman Mudarta menyampaikan, cerita rakyat 'I Ceker Cipak' merupakan cerita yang banyak mengandung pesan moral.

Misalnya orang yang rajin dan tekun menjalankan perintah agama akan mendapat imbalan berlipat ganda dari Tuhan Yang Maha Kuasa, dan orang yang suka mengambil hak milik orang lain akan mendapat balasan yang setimpal. 

"Saya sangat mengapresiasi kerja keras siswa dan guru pembina. Sehingga Made Anggun bisa mewakili Klungkung dan Provinsi Bali ke lomba tingkat nasional," ungkapnya.

Setelah menyaksikan Made Anggun bercerita, I Nyoman Suwirta teringat akan masa kecilnya sering mendengarkan cerita rakyat Bali.

Menurutnya banyak pesan moral yang bisa diambil dari bertutur (bercerita).

Karakter anak juga bisa terbentuk dari kebiasaan mendengarkan cerita rakyat.

Pesan moral yang banyak terkandung dalam cerita rakyat dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.    

“Mari ingat pada zaman dahulu, ketika kita semua diceritakan tentang cerita rakyat oleh orang tua kita, melalui cerita tersebut, dapat membentuk karakter kita, perilaku datangnya dari cerita yang kita dengarkan," ujar Suwirta.   

Bupati Klungkung berpesan kepada para guru di Kabupaten Klungkung agar dapat tetap menggali bakat anak didiknya.

Ia juga berpesan kepada Made Anggun Esa Putri agar dapat berlatih dengan baik dan tetap mengikuti arahan pembina dan masukan pendampingan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan. 

“Saya mendoakan agar Made Anggun Esa Putri dapat mejadi juara 1 tingkat Nasional pada Lomba Bercerita, selamat berlomba,” ungkap Suwirta. (*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved