Harga Gumitir Anjlok, Petani di Abang Mengeluh

Petani bunga gumitir di Desa Abang, Kecamatan Abang, Karangasem mengeluh dikarenakan harga bunga gumitir terjun bebas.

Editor: Karsiani Putri
Saiful Rohim
Seorang petani di Desa Abang, Kecamatan Abang memanen bunga gumitir, Senin 6 September 2021 siang hari. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA- Petani bunga gumitir di Desa Abang, Kecamatan Abang, Karangasem mengeluh dikarenakan harga bunga gumitir terjun bebas.

Harga semula Rp20 ribu perkilogram, kini turun jadi Rp5 ribu.

Kondisi terjadi sejak 2 bulan lalu, sebelum diberlakukannya PPKM di Karangasem.

Baca juga: Sejarah Panjang Hinduism Jalan Sanatana Dharma

Perbekel Desa Abang, Nyoman Sutirtyana, mengatakan petani gumitir di Desa Abang yang berjumlah sekitar 30 orang mengeluh.

Mengingat bulan sekarang petani telah memasuki musim panen gumitir.

"Banyak yang mengeluh," kata Nyoman Sutirtayana saat dihubungi, Senin 6 September 2021 siang kemarin.

Baca juga: Salak Sibetan Mulai Diminati Pasar di NTB, Permintaan Perminggunya Mulai Dari 1 Hingga 3 Ton

Turunnya harga bunga gumitir disebabkan beberapa faktor.

Diantaranya, yakni masih belum adanya upacara.

Kedua karena ada pembatasan masyarakat saat menggelar kegiatan keagamaan.

Mengingat masih diterapkanya PPKM.

Sumber: Tribun Bali

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved