Paritrana Award, Apresiasi Pengguna Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Paritrana Award memasuki gelaran keempat. Penganugerahan Paritrana ini, merupakan penghargaan tahunan dari pemerintah melalui Kementerian Koordinator

Istimewa
Paritrana Award, Apresiasi Pengguna Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. 

 

DENPASAR, TRIBUN BALI - Paritrana Award memasuki gelaran keempat. Penganugerahan Paritrana ini, merupakan penghargaan tahunan dari pemerintah melalui Kementerian Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), bersama BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek).

Serta didukung Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Dalam Negeri. Para kandidat pemenang dikumpulkan untuk menerima apresiasi, atas dukungan dan kepatuhannya dalam mendukung implementasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) selama tahun 2020.

Penganugerahan Paritrana Award 2020 ini, dihadiri Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin, secara daring melalui kegiatan webinar yang dihadiri oleh para kandidat pemenang Paritrana Award 2020. 

Para kandidat Paritrana Award ini, terbagi atas beberapa kategori, yaitu kategori Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, dan Perusahaan atau Badan Usaha mulai dari skala besar, menengah, hingga Usaha Kecil Menengah (UKM).


Direktur Utama BPJamsostek, Anggoro Eko Cahyo, menerangkan Paritrana Award 2020 ini diikuti kandidat dari 34 provinsi, 124 kabupaten/kota, 143 badan usaha skala besar, 157 badan usaha skala menengah dan 34 UKM yang mewakili tiap provinsi. 

“Seluruh kandidat ini, diseleksi secara berlapis mulai dari tingkat provinsi, hingga mengerucut pada panitia seleksi pusat dan berlanjut pada sesi wawancara sampai akhirnya kami mendapatkan kandidat pemenang dari 7 provinsi, 8 kabupaten/kota, 9 badan usaha skala besar dan 9 badan usaha skala menengah," kata Anggoro dalam siaran pers yang diterima Minggu, 12 September 2021. 

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah, mengingatkan program Jamsostek sangat penting untuk memberikan perlindungan dan keamanan dalam bekerja. Berbekal kepesertaan di BPJamsostek, pekerja bisa fokus dan meningkatkan produktivitas yang berujung pada kesejahteraan.

Ida juga menyinggung, terkait Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang menggunakan basis data BPJamsostek. "BSU ini jadi salah satu manfaat pekerja, atau buruh yang menjadi peserta BPJamsostek," terangnya. 

Selanjutnya Menko PMK, Muhajir Effendy, menegaskan Paritrana Award ini akan terus dilakukan setiap tahunnya."Saya menilai, Paritrana Award terbukti mampu meningkatkan komitmen dari seluruh unsur pemerintah, mulai dari pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota serta perusahaan atau badan usaha dalam mendukung implementasi Jamsostek di wilayah masing-masing," ucapnya. 

Sumber: Tribun Bali

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved