Bupati Gianyar Akan Segera Membuka Alun-alun Gianyar

Dalam PPKM Level 3, sejumlah objek pariwisata di Bali sudah dibuka, tetapi tetap dalam batasan protokol kesehatan Covid-19.

Editor: Karsiani Putri
Eri Gunarta
Situasi di Alun-alun Gianyar, Bali pada Kamis 23 September 2021.  

TRIBUN-BALI COM, GIANYAR - Dalam PPKM Level 3, sejumlah objek pariwisata di Bali sudah dibuka, tetapi tetap dalam batasan protokol kesehatan Covid-19.

Namun di Kabupaten Gianyar, Alun-alun Gianyar yang selama ini menjadi objek wisata keluarga, masih belum dibuka.

Hal tersebut disayangkan sejumlah pihak.

Sebab lokasi ini menjadi salah satu tempat masyarakat menghilangkan penat, dan juga menjadi lokasi permainan anak-anak tanpa keluar biaya saat bermain. 

Pantauan Tribun Bali, Kamis 23 September 2021, meskipun alun-alun Gianyar masih ditutup, tak sedikit masyarakat setempat yang terlihat berada di alun-alun yang dibuat menggunakan APBD Gianyar ini.

Sebagian besar dari mereka datang untuk berolahraga.

Baik joging maupun yoga.

Seorang warga, Ketut Suma mengatakan, pihaknya menyayangkan hingga saat ini Alun-alun Gianyar belum dibuka untuk umum.

Padahal tempat ini, menjadi lokasi yang baik untuk berolahraga meningkatkan imun.

Dia sendiri datang ke Alun-alun untuk berolahraga.

"Di kota hanya di sini tempatnya olahraga, mudah-mudahan segera dibuka untuk umum, supaya tidak kucing-kucingan sama petugas. Kalau boleh, jika mau dibatasi, batasi saja orang yang hanya datang duduk-duduk, kalau olahraga kan jaga jarak, jadi aman," ujarnya.

Kasatpol PP Gianyar, Made Watha saat dikonfirmasi, tak menampik selama ini masyarakat menginginkan agar Alun-alun Gianyar dibuka, khususnya masyarakat yang mencari tempat berolahraga.

Hal tersebut terlihat, setiap pihaknya melakukan patroli di wilayah tersebut, ia selalu menemukan masyarakat yang berolahraga.

Namun dalam hal pembukaan Alun-alun, Watha mengatakan bukan kewenangannya.

"Untuk pembukaan, tolong konfirmasi sama Ketua Satgas Covid-19, kalau tyang dari Satpol PP hanya menjalankan Inmendagri dan SE Pak Gubernur Bali," ujarnya. 

Dikarenakan belum ada instruksi untuk membuka Alun-alun Gianyar, maka dari itu pihaknya pun tetap melakukan patroli disana, serta membentangkan tali dan pengumuman bahwa Alun-alun Gianyar masih ditutup.

Bupati Gianyar, Made Mahayastra mengatakan seiring mulai dibukanya objek-objek pariwisata di Kabupaten Gianyar, maka pihaknya juga akan segera mencabut tulisan penutupan Alun-alun Gianyar.

"Saya tahu selama ini Alun-alun Gianyar menjadi objek favorit warga Gianyar, dan itu juga sebagai tempat olahraga untuk meningkatkan imun. Seperti objek wisata yang telah buka, maka Alun-alun Gianyar juga segera saya cabut tulisan penutupannya," ujarnya.

Baca juga: Desa Wisata di Gianyar Sudah Siap Menerima Kunjungan Wisatawan dengan Penerapan Prokes

Baca juga: Wisatawan di DTW di Tabanan Sudah 100% Terapkan Prokes

Terkait masyarakat yang saat ini ada yang menghubungkan Alun-alun Gianyar untuk tempat berolahraga, ia sendiri tidak mempermasalahkan, asalkan tetap mentaati protokol kesehatan. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved