Bantuan Pakan Wenara Diserahkan di Tiga Destinasi Wisata, Masing-masing Besarannya Rp150 juta

Yayasan Puri Kauhan Ubud menyerahkan bantuan dari Kementerian BUMN sebesar Rp450 juta kepada tiga pengelola kawasan wisata di Bali.

Istimewa
Yayasan Puri Kauhan Ubud menyerahkan bantuan dari Kementerian BUMN sebesar Rp450 juta kepada tiga pengelola kawasan wisata di Bali. Diantaranya, Monkey forest Padangtegal, Ubud Sangeh dan Alas Kedaton. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Yayasan Puri Kauhan Ubud menyerahkan bantuan dari Kementerian BUMN sebesar Rp450 juta kepada tiga pengelola kawasan wisata di Bali.

Diantaranya, Monkey forest Padangtegal, Ubud Sangeh dan Alas Kedaton. 

Bantuan yang masing-masing besarnya Rp150 juta itu diterima GM Monkey Forest Padangtegal Ubud, Nyoman Sutarjana.

Ketua Pengelola DTW Bukit Sari Sangeh, Made Mohon.

Serta Bendesa Adat Kukuh, I Gusti Ngurah Artha Wijaya, selaku pengelola kawasan wisata Alas Kedaton. 

Bantuan ini, sebelumnya telah diberikan secara simbolik pada Senin, 20 September 2021 yang terpusat di  Monkey forest Padangtegal Ubud oleh Menteri BUMN Erick Thohir didampingi Ketua Yayasan Puri Kauhan Ubud, AAGN Ari Dwipayana.

Ari Dwipayana yang juga Koordinator Stafsus Presiden RI ini, berharap agar yang dilakukan Yayasan Puri Kauhan Ubud ini, bisa bermanfaat dan mendorong masyarakat Bali untuk bersama-sama peduli akan keberadaan satwa liar, terutama monyet atau wenara yang juga dalam situasi terdampak pandemi Covid-19.

"Dalam situasi pandemi, bansos pangan bukan hanya diperlukan untuk warga yang terdampak ekonominya akibat pandemi, tetapi juga bantuan pakan untuk monyet yang juga terdampak," ujar Gung Ari, sapaan akrabnya. 

Para penerima bantuan menyampaikan terimakasih atas bantuan yang diberikan, dan akan memanfaatkan bantuan tersebut untuk keperluan pakan  monyet atau wenara di lokasi masing masing.

Baca juga: Wagub Cok Ace Ungkap Sejumlah Maskapai Internasional Sudah Ingin Segera Terbangi Rute ke Bali

Baca juga: Bupati Gianyar Akan Segera Membuka Alun-alun Gianyar

Baca juga: Wisatawan di DTW di Tabanan Sudah 100% Terapkan Prokes

Apalagi memang selama pandemi, tidak ada pemasukan bagi destinasi wisata di Bali. 

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved